Seminggu Melawan Covid-19, Ketua MUI Kota Tangerang Tutup Usia

Ketua MUI Kota Tangerang Tutup Usia
Penghormatan Terakhir Atas Jasad Almarhum KH Ghozali Barmawi di TPU Selapajang Kota Tangerang. Senin (9/7). Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Pemerintah Kota Keluarga besar Majelis Ulama (MUI) Kota Tangerang, berduka cita atas wafatnya ketua MUI Kota Tangerang KH. Ghozali Barmawi.

Almarhum KH. Ghazali Barmawi seminggu setelah berjuang melawan Covid-19 ( Virus Disease 2019).

Sebelumnya Ia dinyatakan positif terpapar , dan sempat di rawat di Rumah Sakit Bhakti Asih Ciledug.

Beberapa hari lalu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sempat menjenguk dan melihat kondisi Almarhum KH. Ghozali Barmawi saat melakukan perawatan dan pengobatan.

Namun takdir Allah SWT berkata lain, Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat, 9 Juli 2021. kehilangan sosok ulama kharismatik itu.

Selanjutnya, jenazah di makamkan di , Kecamatan Neglasari Kota Tangerang dengan cara Protokol Kesehatan.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin bersama beberapa OPD dan keluarga besar MUI terlihat mengantar dan memberikan penghormatan terakhir bagi jenazah Almarhum di Selapajang untuk di makamkan dengan protokol Covid-19.

Dalam sambutannya Wali Kota Tangerang menyampaikan, semasa hidupnya almarhum adalah orang yang baik dan sangat bijak, bahkan almarhum baru menjabat 6 bulan menjadi ketua MUI Kota Tangerang menggantikan ketua MUI sebelumnya.

“Inalillahi wa inalillahi rojiun, kami Pemkot Tangerang sangat kehilangan sosok ulama yang juga ketua MUI Kota Tangerang. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, mari kita doakan agar Allah menerima amal kebaikan sewaktu hidup,” ujarnya di TPU Selapajang.

Sementara itu, Pertimbangan MUI Kota Tangerang KH. Baijuri Khotib menuturkan, almarhum di nyatakan positif Covid-19, ternyata almarhum juga memiliki riwayat penyakit penyerta. Seperti asam lambung, asma urat dan lainnya, hingga akhirnya memperburuk kesehatan Ketua MUI yang dikenal juga sebagai pendakwah aktif.

“Dari keterangan rumah sakit statusnya itu ada penyakit penyerta, dan itu membuat almarhum kondisinya melemah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, semasa hidup almarhum dikenal sebagai Ketua MUI yang sangat aktif dalam kegiatan dakwah dan juga sangat mumpuni dalam pengetahuan agamanya.

“Pastinya sangat kehilangan, beliau itu banyak pengalaman di , pemerintahan, ilmu agamanya juga sangat mumpuni,” tuturnya. (Adn)