Sedekah Minyak Jelantah di Masjid-Masjid di Kota Tangerang, Bahagiakan Yatim dan Umrah

Sedekah Minyak Jelantah di Masjid-Masjid di Kota Tangerang, Bahagiakan Yatim dan Umrah
Sedekah Minyak Jelantah di Masjid Raya Al-Azhom. Minggu (30/7) Berhadiah Umrah. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Kebiasaan membuang minyak jelantah atau minyak hasil menggoreng berkali-kali belum bisa lepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Termasuk masyarakat kota Tangerang pada umumnya.

Pertanyaannya adalah, kenapa minyak jelantah itu harus di buang setelah digunakan beberapa kali oleh masyarakat? Karena, kandungan lemak jenuh yang tinggi dalam minyak jelantah itu buruk bagi tubuh jika terus dikonsumsi.

Sementara kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sembarang minyak jelantah sehari – hari masih belum maksimal dilakukan di lingkungan. Sebab minyak bekas yang dibuang secara sembarangan pasti akan mencemari lingkungan.

Maka, berawal dari itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) kota Tangerang berinisiatif mengubah mindset bahwa barang yang dinilai mencemari lingkungan itu bisa diubah menjadi nilai sedekah dimasyarakat. Betapa tidak hasil dari sedekah minyak jelantah itu dapat membahagiakan anak yatim piatu, bahkan bisa untuk ibadah umrah ketanah cuci Mekah.

“Inisiatif sedekah minyak jelantah ini diawali dengan rapat dan diskusi seluruh anggota DMI Kota Tangerang. Jadi, bahasa kami adalah sedekah dengan kemampuan khusus,” kata Ketua DMI Kota Tangerang, Heryanto ditemui Pelitabanten.com di hari terakhir Festival Al-Azhom 1 Dekade. Minggu (30/7/2023).

Khusus di Penutupan Festival ke-10 Masjid Raya Al-Azhom yang dimeriahkan dengan jalan sehat sarungan bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. DMI Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk menukarkan 500ml minyak jelantah yang dibawa dari rumah untuk ditukarkan 1 kupon undian Umrah ke tanah suci. Berlaku kelipatan jika membawa lebih dari 500ml.

“Adanya hadiah umrah ini menunjukan bahwa ada nilai besar dari sedekah minyak jelantah ini,” ujar Heryanto.

Ia mengatakan, minyak jelantah yang dikumpulkan ini nantinya akan di proses dan di produksi ulang sebagai bahan sabun maupun bahan bakar alternatif. Lalu, hasil dari penjualan produksi itu di serahkan ke Baznas Kota Tangerang dan dikembalikan lagi Ke masyarakat sebagai hadiah berupa umrah gratis dan sebagian lagi diserahkan kepada yayasan-yayasan Yatim Piatu di Kota Tangerang.

“Khusus di festival Al – Azhom tahun ini kita lakukan undian, masyarakat yang datang membawa minyak jelantah di tukarkan dengan kupon undian. satu kupon untuk 500ml Minyak Jelantah, berlaku kelipatan. Ada 3 orang yang beruntung mendapatkan hadiah umrah berangkat bulan depan (Agustus,red),” jelasnya.

Berakhirnya Festival Al-Azhom tahun 2023 ini, Tutur Heryanto, tidak turut mengakhiri kegiatan sedekah minyak jelantah ini. Sedekah minyak jelantah DMI Kota Tangerang masih dapat dilakukan masyarakat melalui masjid-masjid lingkungan masing-masing.

“DKM Masjid Raya Al Azhom masih tetap menerima sedekah minyak jelantah ini setiap hari meskipun festival Al-Azhom tahun 2023 ini telah selesai. Atau masyarakat dapat bersedekah minyak jelantah-nya di masjid – masjid lain di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” papar Heryanto.