Reses Sri Hartati DPRD Provinsi Banten, Dorong APBD Ramah Perempuan di Kota Tangerang

Reses Sri Hartati DPRD Provinsi Banten, Dorong APBD Ramah Perempuan di Kota Tangerang
Reses Sri Hartati Anggota DPRD Provinsi Banten, Fraksi PDI Perjuangan di Kampung Cibodas Kecil, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Sabtu, (30/10). Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Sri Hartati, Anggota DPRD Provinsi Banten dari fraksi PDI Perjuangan melakukan reses masa persidangan ke 1 (satu) tahun 2021-2021 di Kota Tangerang. Sabtu, (30/10/2021).

Reses Berlangsung Kampung Cibodas kecil Kelurahan Cimone RT 01 RW 03, Kecamatan Karawaci Kota Tangerang di dominasi oleh kaum emak-emak (perempuan).

Dalam kesempatannya Sri Hartati sebagai anggota dewan perempuan DPRD Provinsi Banten sekaligus ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Banten mengaku di tahun ini akan memfokuskan Diri bergerak kota Tangerang yang merupakan Dapilnya. Mendorong Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Tangerang ramah perempuan.

Maka, Ia akan berjuang menjadikan kota Tangerang Kota ramah perempuan sebab menurutnya perempuan di kota Tangerang sudah sangat luar biasa perannya.

“Harus ada APBD ramah perempuan di Kota Tangerang, maka Wali kota (Arief R Wismansyah,red) harus mampu melakukan itu, kalo tidak mampu menurut saya wali kota tidak berkeadilan namanya,” tegas Sri.

Menurutnya, Reses merupakan kegiatan bagi anggota dewan untuk mampu menyerap aspirasi masyarakat agar dapat disampaikan ke pemerintah.

“Jadi, melalui reses inilah kami bisa menjaring aspirasi jaring asmara saya menyebutnya,” katanya.

Sri mengklaim, ketika APBD tidak ramah perempuan maka kepentingan perempuan tidak akan pernah terakomodir, dan APBD itu adalah uang rakyat dari rakyat untuk rakyat maka kembalikan lagi untuk kepentingan rakyat.

Sebab Kata Sri, kesejahteraan rakyat itu berangkat dari perempuan, yaitu kepentingan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, generasi bangsa menjadi pandai karena peran perempuan. bangsa ini akan menjadi bangsa yang sehat, kuat dan besar lahir dari ibu yang sehat, maka perempuan harus mendapat sentuhan APBD.

“Di kota Tangerang ini belum ada pos APBD untuk kesejahteraan perempuan, KPPI Kota Tangerang sudah saya bentuk kemarin, untuk mendorong itu, kan ada juga anggaran dari provinsi yang di terima kota,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kaukus KPPI Provinsi Banten memberikan pelatihan guna mengoptimalisasi peran perempuan dalam kewirausahaan di Kota Tangerang. Pada Selasa, (26/10) lalu.

Pelatihan kewirausahaan itu diberikan Anggota DPRD Perempuan Provinsi Banten dan DPRD Kota Tangerang diberikan kepada emak-emak yang rata – rata sebagai ibu rumah tangga namun memiliki usaha sampingan guna menopang kehidupan sehari-hari. Kegiatan itu juga disebut untuk meningkatkan kualitas emak-emak dalam penguatan ekonomi di masyarakat di 8 Kota Kabupaten se- Provinsi Banten.