Pengawasan Minyak Goreng di Kota Tangerang, Ini Penjelasan Kapolres

Pengawasan Minyak Goreng di Kota Tangerang, Ini Penjelasan Kapolres
Kombes Pol Komarudin, Kapolres Metro Tangerang Kota. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Kapolres Kombes Pol Komarudin mengaku gencar melakukan pengawasan terkait ketersediaan minyak goreng (MiGor) di wilayah hukum Polres metro Tangerang Kota.

Jelas Dia, pemantauan dan pengawasan dilakukan anggota kepolisian mulai dari produsen, distributor hingga ke pasar-pasar modern maupun pasar tradisional.

Alhasil, hingga kini Kata Komarudin, Pihaknya belum menemukan adanya indikasi penimbunan dari mafia MiGor tersebut.

“Jadi hasil pemantauan kita di wilayah hukum Polres Metro Tangerang tidak ditemukan indikasi penimbunan,” ujarnya saat dihubungi wartawan, pada Minggu (20/3/2022).

“Kalau pun ada stok menipis tidak seperti biasanya, memang ada tapi dibeberapa distributor-distributor yang kita datangi produksi atau pendistribusian agak berkurang. Karena suplai dari distributor besar, produsen berkurang,” tambahnya.

Komarudin mengatakan, pihaknya terus menggalakkan dan memberikan imbauan kepada distributor tersebut untuk melakukan pendistribusian secara merata.

“Jadi kalau kemarin yang kita datangi itu memang distributor untuk pasar-pasar tradisional. Kami mengimbau kemarin agar bisa dilakukan upaya pemerataan sehingga pasar-pasar modern bisa mendapatkan pasokan,” katanya.

“Memang ada selisih harga dari pasar modern dengan pasar tradisional. Ada kecenderungan di pasar tradisional itu lebih mahal dibandingkan dengan pasar modern. Tentu seperti ritel,” sambungnya.

Sementara, pasar tradisional relatif harga lebih tinggi. Pihaknya, kata Komarudin, terus mengimbau kepada para distributor untuk berbagi kepada pasar modern.

Bahkan beberapa waktu lalu menggelar rapat koordinasi dengan Forkompinda. Kendati, Bulog juga berupaya untuk operasi pasar.

“Artinya bahwa kegiatan tersebut dilakukan menyentuh beberapa pasar modern dan kegiatan kita yang menyentuh langsung ke masyarakat. Untuk pasokan masih inilah (aman), walaupun kurang, tidak hilang sama sekali,” terangnya.

Komarudin kembali menegaskan pihaknya belum menemukan indikasi penimbunan baik dari distributor maupun dari agen. Pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap ketersediaan minyak goreng tersebut.

“Nggak ada, nggak Ada. Bahkan kita sudah turunkan semua tim dari Polsek-polsek kita terjunkan juga, memang belum ada indikasi penimbunan,” pungkasnya.