News Pemkot Tangerang Tindak Warga Langgar PSBB, Hasil Rapid Test Lima Orang Positif...

Pemkot Tangerang Tindak Warga Langgar PSBB, Hasil Rapid Test Lima Orang Positif Covid-19

Pemkot Tangerang Tindak Warga Langgar PSBB, Hasil Rapid Test Lima Orang Positif Covid-19
Wali Kota Arief R Wismansyah Monitoring Penindakan Pelanggar PSBB. Kamis, (14/5). Foto Pelitabanten.com (Ist)

, Pelitabanten.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tegas menindak warga yang sengaja melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dari hasil yang dilakukan terhadap pelanggar di wilayah Kota Tangerang di dapati 5 (lima) warga Positif atau Corona Virus Disease 2019 dan langsung di Isolasi Petugas.

Hal ini disampaikan Arief R. Wismansyah saat mengelar inspeksi mendadak ke Pasar Bandeng yang berlokasi di Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci pada, Kamis(14/5/2020).

Inspeksi ini dilakukan mengingat hari ini adalah hari pertama pemberian tindakan bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan PSBB.

Arief menegur sejumlah pedagang yang tidak mengenakan masker ketika sedang melakukan aktivitas jual beli di pasar tersebut.

“Maskernya dipakai pak, silahkan berjualan yang penting tetap menggunakan masker dan tetap jaga jarak, supaya yang jualan aman yang beli juga aman,” tegur Arief Tegas.

Baca Juga:  Golkar Kota Tangerang Peduli Isoman, Dapur Umum Sebar Ratusan Nasi Kotak

“Kalau para pedagang dan pembelinya masih ga mau ikutin aturan, lebih baik pasarnya ditutup aja,” ujarnya.

Tak Gunakan Masker di Rapid Test di Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batuceper. Kamis (14/5). Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

Walikota mengatakan bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan dan protokol selama PSBB wajib Rapid Test Covid-19 di kantor kecamatan terdekat dan apabila hasilnya positif akan langsung dikarantina oleh Pemkot Tangerang.

“Kalau pedagang yang melanggar juga akan dibawa ke kecamatan untuk Rapid Test, sementara dagangannya akan diamankan sementara selama 1×24 jam,”katanya.

Hari ini lima orang yang dinyatakan positif dari hasil rapid testnya, kelimanya sudah diisolasi. Artinya kita harus terus waspada bahwa di luar masih banyak orang tanpa gejala yang melakukan aktivitas seperti biasa. Makanya kalau keluar rumah pakai maskernya dan seperlunya saja supaya tidak menularkan atau tertular,” jelasnya.

Tak bosan Arief meminta kepada warga agar dapat bersama – sama meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam mencegah bertambahnya angka penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang.

Baca Juga:  Pelajar Konsumsi Tembakau Gorila di Tangerang, Tes Urine Wajib Dilakukan Saat Penerimaan Peserta Didik

“Kalau semua disiplin dan tertib saya yakin pandemi ini akan segera berakhir. Kita kendalikan sama-sama, mudah-mudahan kita bisa lebaran dan beraktifitas seperti biasa,” pungkasnya.