Pemerintah Desa Cimandiri Usulkan Tambahan KPM, Iik Supriyadi: Disabilitas Berat, ODGJ, Stunting Harus Tersentuh

Pemerintah Desa Cimandiri Usulkan Permohonan Tambahan KPM.
Pemerintah Desa Cimandiri Usulkan Permohonan Tambahan KPM.

LEBAK, Pelitabanten.com– Warga Desa Cimandiri Nenek Arkunah (72) mengalami disabilitas berat dan belum tersentuh bantuan baik BPNT atau PKH maupun lainnya. Hal itu disampaikan oleh Iik Supriyadi selaku Pendamping PKH Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (04/09/2022).

Iik Supriyadi, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan verifikasi dan validasi usulan melalui berita acara yang ditandatangani pada Senin (28/08) lalu yang disetujui oleh Kepala Desa Cimandiri.

“Ada 14 Kepala Keluarga (KK) yang kami usulkan agar masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan Kategori Permasalahan Sosial Disabilitas Berat, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Stunting untuk di prioritaskan mendapatkan bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten,” yang selama ini kondisinya sangat memprihatinkan, ucapnya.

Iik Supriyadi memaparkan bahwa pihak pemerintah Desa Cimandiri sudah menyampaikan surat permohonan usulan tambahan KPM PKH atau BPNT atau Lebak Sejahtera (LBS) untuk menjadi skala prioritas ke depan. Surat itu dituangkan dengan nomor surat 474/ 14- DS CMD/ VIII/ 2022.

“Usulan itu sudah kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan verifikasi dan validasi melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kami berharap Pemerintah menanggapi hal ini sesuai dengan temuan kami dilapangan,” ucapnya.

Dihubungi via telepon, Pei selaku Kepala Desa Cimandiri membenarkan bahwa pemerintah Desa Cimandiri sudah melayangkan surat kepada pemerintah Kabupaten Lebak maupun Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Kami berharap agar Pemerintah menindaklanjuti dan mengindahkan usulan yang kami minta sesuai hasil lapangan di desa. Kami ingin bantuan ini bisa menjangkau semuanya agar tepat sasaran dan sesuai oleh penerima manfaat,” pungkasanya. (MIR)