Maksimalkan Peran, Kecamatan Cipondoh Beri Pembinaan RT-RW

Maksimalkan Peran, Kecamatan Cipondoh Beri Pembinaan RT-RW
Kecamatan Cipondoh, Beri Pembinaan Efektivitas Peran RT/RW di Lingkungan. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Memaksimalkan efektivitas peran RT dan RW dalam pengembangan potensi wilayah. Kecamatan Cipondoh menggelar Pembinaan Peningkatan Efektivitas Kegiatan Pemerintah bagi para RT dan RW se-Kecamatan Cipondoh.

Dengan menghadirkan narasumber Suherman sebagai penggiat Kampung Tematik Inovasi Cimone.

Camat Cipondoh, Rizal Ridholloh menuturkan, kegiatan ini dilakukan sebagai suntikan semangat ketua RT-RW se-Kecamatan Cipondoh, untuk lebih mengenal atau menggali potensi wilayahnya sendiri. Sehingga nantinya dapat berkembang dan hasilnya dapat dinikmati oleh warga sekitar juga.

“Dalam kegiatan ini, yang datang langsung ke Kantor Kecamatan hanya 20 orang perwakilan RT dan RW. Sisanya, mengikuti pembinaan melalui zoom meeting, demi tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat,” kata Rizal, Jumat (19/11/2021).

Lanjutnya, pada pembinaan ini RT–RW diberikan ilmu-ilmu terkait pengolahan lahan tidur, pengembangan UMKM sebagai ciri khas wilayah, hingga proses pendekatan dan pengelolaan potensi warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Nantinya, dapat menjadi ciri khas hingga menjadi kampung tematik yang menarik.

“Ini memang menjadi agenda rutin RT-RW se-Kecamatan Cipondoh. Semoga dengan kegiatan ini, potensi warga atau wilayah di Kecamatan Cipondoh, yang selama ini terpendam bisa muncul dipermukaan, dan dapat dilihat secara lebih luas lagi,” harapnya.

Sementara itu, Suherman sebagai pembicara menjelaskan untuk membuka potensi wilayah, sebagai seorang RT atau RW harus lebih dulu mencintai kampungnya dan warganya. Sehingga, dapat lebih mudah dalam bekerja, lebih ringan dalam bergerak, dan lebih cepat dalam berkoordinasi.

“Kelemahan kampung-kampung tidak hidup, karena warganya yang tidak kompak, tak sedikit RT atau RW nya yang eksklusif, sehingga sulit membaur. Hal inilah yang harusnya disinkronkan lebih dulu, baru satukan persepsi atau misi, selanjutnya program apa pun pasti akan jalan bersama-sama,” katanya.