Komunitas Bantaran Sungai Tegallumbu Gelar Baksos

Komunitas Bantaran Sungai Tegallumbu (KBST) saat menggelar baksos.
Komunitas Bantaran Sungai Tegallumbu (KBST) saat menggelar baksos.

LEBAK, Pelitabanten.com– Komunitas Bantaran Sungai Tegallumbu (KBST) Gelar Bakti Sosial (Baksos) Pengobatan Gratis. Sebuah bentuk kepedulian terhadap lingkungan masih jadi misi Pokok dari Komunitas Bantaran Sungai Tegallumbu (KBST), pada hari Kamis (16/03/2023).

Bertempat di sekretariat KBST Kampung Tegallumbu, Desa Wanasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, KBST bekerjasama dengan Tri Mulya Medika. Dewan Penasehat KBST, Ade Ayi menuturkan bahwa kegiatan telah sukses menggelar kegiatan Baksos pengobatan gratis, dengan sasaran masyarakat yg tidak mampu dan membutuhkan pengobatan untuk masyarakat yang membutuhkan, ucapnya kepada awak media Sabtu (18/03/2023).

“Kegiatan tersebut KBST dan Tri Mulya Medika menyediakan 100 kuota bagi masyarakat yang ada di wilayah Kampung Tegallumbu,” tambahnya.

dr. Asep Suryatna, pemilik Klinik Tri Mulya Medika menjelaskan bahwa kegiatan meliputi pemeriksaan medis, cek gula darah, serta obat-obatan.

“Kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa kepedulian serta berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu, dan akan menjadi sebuah agenda tahunan bagi KBST dan Tri Mulya Medika,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut dr. Asep juga mengapresiasi pihak KBST yang beranggotakan para kaum muda milenial, sudah mampu secara sukses menggelar acara tersebut.

Ketua KBST, Cep Tendy Noviandilah mengatakan bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan salah satu program utama KBST sehingga berharap bisa bermanfaat dan berguna bagi lingkungan dan KBST akan terus melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya kepedulian sosial dalam sektor apapun.

“KBST siap bekerja sama dengan pihak manapun untuk dapat melakukan dan melaksanakan program yg besifat kepedulian/ sosial,” ucapnya.

Abah Iday, Tokoh Masyarakat Tegallumbu, merasa terharu dan bangga sekali terhadap anak-anak muda komunitas KBST, yg telah menggelar baksos tersebut, yang sangat dirasakan oleh masyarakat Kampung Tegallumbu.

“KBST merupakan komunitas yg terlahir setelah pasca banjir bandang yg menimpa Kampung Tegallumbu pada bulan Oktober tahun lalu. Mereka bangkit dan solid bergerak dari bencana, dan akan selalu melakukan kebaikan dan kepedulian terhadap lingkungannya,” pungkasnya. (MIR)

Exit mobile version