Kepala Kemenag Kota Tangerang Antar Langsung Donasi ke Posko Kemenag Cianjur

Kepala Kemenag Kota Tangerang Antar Langsung Donasi ke Posko Kemenag Cianjur
Kepala Kemenag Kota Tangerang Serahkan Donasi Gempa kepada Kakanwil Kemenag Jawa Barat. Sabtu, (26/11). Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tangerang, Drs H. Samsudin mengantarkan langsung bantuan bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan bagi korban bencana alam gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan yang berasal dari donasi seluruh jajaran kantor kemenag Kota Tangerang itu diterima Bantuan diterima langsung oleh kepala kanwil kemenag Jawa Barat Drs. H. Azam Mustazam di dampingi oleh kepala kantor Kemenag Kabupaten Cianjur H. Ramlan Rustandi, di posko gempa Kementerian Agama Cianjur. Sabtu (26/11/2022).

Donasi itu dikirim satu truk berisi logistik dan bahan kebutuhan sehari-hari masyarakat, senilai Rp 40 Juta.

Samsudin mengungkapkan rasa duka yang yang mendalam atas musibah gempa yang terjadi di kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

Kepala Kemenag Kota Tangerang Antar Langsung Donasi ke Posko Kemenag Cianjur
Kondisi Pasca Gempa Cianjur

“Semoga Allah SWT segera memulihkan keadaan Cianjur kembali seperti sedia kala, duka rakyat Cianjur adalah duka seluruh anak bangsa,” ujarnya.

Melihat secara langsung kondisi di lapangan, Samsudin pun berpesan kepada masyarakat untuk selalu tabah dan tawakal, selalu waspada dengan kemungkinan gempa – gempa susulan yang terjadi.

“Tetap semangat warga Cianjur, tetap jaga kesehatan dan kondisi ini akan segera pulih,” ucapnya.

Apresiasi dengan kepedulian sesama atas musibah gempa di Cianjur disampaikan Kepala kantor wilayah Jawa barat dan kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur beserta jajaran kepada jajaran kantor kementerian agama kota Tangerang. Terima kasih segala bantuan yang didatangkan.

Sebagai informasi, Gempa bermagnitudo 5,6 skala richter mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, (21/11/22), kekuatan guncangan menyebabkan ratusan rumah warga hancur, ratusan jiwa meninggal dunia dan ratusan korban luka-luka.

Gempa yang terjadi sekira pukul 13.21 WIB itu pun dirasakan juga di sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).