Kasus Meroket Hingga Masuk Zona Merah, PSBB Tangerang Raya Diperpanjang 2 Minggu

Kasus Meroket Hingga Masuk Zona Merah, PSBB Tangerang Raya Diperpanjang 2 Minggu
Gubernur Banten, Wahidin Halim (tengah), Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah (kanan) dan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar (kiri) Usai Menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Tangerang Raya Beberapa Waktu Lalu. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

, Pelitabanten.com — Tangerang Raya yang terdiri dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan kembali memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Perpanjangan PSBB ke-10 kali ini di lakukan selama 2 (dua pekan) atau dua Minggu kedepan, terhitung sejak hari ini, Minggu (6/8/2020) hingga Minggu, (20/8/2020).

Karena seperti diketahui Tangerang Raya merupakan wilayah yang masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19, dan angka kasus penyebaran virus wuhan China itu semakin hari semakin melonjak alias meroket.

R Wismansyah, mengatakan PSBB diperpanjang selama 2 Minggu kedepan atas perintah Gubernur Banten Wahidin Halim (WH).

“Perintah Pak Gubernur diperpanjang, sampai 20 September 2020,” ungkapnya.

Disebut kasus Covid-19 meroket di Kota Tangerang, Arief mengaku angka penularan mulai menurun hingga saat ini.

“Angka positifity rate di pekan pertama PSBB ke-9 sebesar 2.9 persen. Sementara dipekan kedua turun menjadi 2.5 persen,” katanya.

Kendati demikian, Arief kembali menegaskan agar Kota Tangerang selalu mematuhi kesehatan dengan selalu melakukan gerakan 3 M (Memakai , Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan).

“Patuhi protokol kesehatan dengan 3M, Selalu mandi atau membersihkan badan sepulang dari luar rumah. Seperti bekerja, dari , swalayan ataupun berolahraga,” himbaunya.

Sebagai informasi, berdasar data Dinas Kesehatan , kategori zona merah ditetapkan pada dua wilayah yakni Kota Tangerang dengan Covid-19 yang masih dirawat sejumlah 143 orang.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Tangerang yang masih dirawat 191 orang. Sementara Kota Tangerang Selatan dengan jumlah 101 orang pasien yang dirawat Karna Covid-19.