Identifikasi Penyebab Kebakaran Lapas, Polisi Kumpulkan Sejumlah Bukti

Identifikasi Penyebab Kebakaran Lapas, Polisi Kumpulkan Sejumlah Bukti
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Adi Hidayat Saat Memberi Keterangan Kepada Awak Media. Rabu (8/9). Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti sample untuk mengungkap peristiwa kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Jalan Veteran, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten.

Peristiwa kebakaran hebat di Lapas Kelas 1 Tangerang itu tejadi pada Rabu (8/9/2021) dini hari sekira pukul 01.45 WIB.

Sebanyak 41 orang narapidana lapas di blok C2 tewas terpanggang kobaran api yang melahap sel yang rata-rata dihuni napi kasus Narkotika itu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Adi Hidayat ditemui Pelitabanten.com dilokasi usai olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjelaskan, tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya sudah melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP itu, polisi menyebut sumber api berasal dari satu titik di balik plafon.

“Dari hasil olah TKP, disimpulkan titik apinya satu. Titik api bersumber di satu titik dan kemudian terjadi di atas, di balik plafon. Plafonnya terbuat dari bahan tripleks yang mudah terbakar,” ungkap Ade.

Ia menuturkan, sumber api itu terdapat di Blok C2. Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Sehingga, api langsung menyambar ke lokasi yang mudah terbakar.

“Hasil temuan sementara belum dapat dipastikan, namun diduga akibat hubungan arus pendek. Kami minta waktu, karena saat ini masih terus dilakukan pendalaman,” ujarnya.

Dalam proses olah TKP ini, Kata Ade, polisi membawa sejumlah sampel untuk diteliti. Olah TKP dilakukan tim gabungan Inafis Polda Metro Jaya, Puslabfor Polri, dan Bareskrim Polri.

“Dari hasil olah TKP, ada beberapa yang kita bawa. Antara lain kabel-kabel, beberapa alat listrik dan saluran instalasi,” jelasnya.

Ade mengatakan, sampel tersebut akan diteliti oleh Puslabfor Polri. Semua sampel sudah dibawa, tinggal dilakukan penyelidikan terhadap barang-barang tersebut.

“Hasil barang yang dikumpulkan itu akan dianalisis di Labfor secara laboratoris, untuk menyatakan apakah itu merupakan sebab atau apakah itu merupakan akibat si kabel-kabel terbakar. Apa penyebabnya, Nah itu hasil dari labfor setelah dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.