HMJ IP Menggelar Refleksi Sumpah Pemuda, Tumbuhkan Karakter Mandiri Independen dan Kritis

HMJ IP Menggelar Refleksi Sumpah Pemuda, Tumbuhkan Karakter Mandiri Independen dan Kritis
Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan STISIP Banten Raya gelar refleksi sumpah pemuda.

PANDEGLANG, Pelitabanten.com– Dalam upaya terus menggelorakan jiwa semangat dan nilai juang pemuda pada peristiwa 1928, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan (HMJ IP) Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu (STISIP) Raya menyelenggarakan Kajian dengan tema ‘Tiga Mahkota Pemuda Zaman Now : Mandiri, Independen dan Kritis ’. Kegiatan berlangsung di Aula , Kamis (28/10/2021).

Kajian diikuti oleh Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Publik , dengan narasumber dari Akademisi STISIP Banten Raya , Ikatan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan. Kegiatan ini berlangsung selama 260 Menit dengan penuh antusiasme dari Peserta yang ada.

Mohamad Iyos Rosyid, S.KPm, M.AP, akademisi STISIP Banten Raya akrab di panggil Bung Yos menyampaikan dalam pemaparannya “Pemuda dan Mahasiswa sekarang Jangan hanya berani berdiam diri sibuk pada pribadinya, peran pemuda sangat di perlukan untuk sebuah perubahan, maka yang akan berkuasa adalah orang orang yang mempunyai pola pikir kritis dan berani serta berani bertindak apa pun yang akan terjadi selain itu Mahasiswa juga sebagai pendukung keberpihakan kepada suara rakyat tertindas.

Zaenal Arifin, Ketua Ikatan Alumni Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan juga Menyampaikan hal senada Menjadi seorang Mahasiswa yang kritis dan Pembawa perubahan harus identik dengan refresentatif dan argumentatif agar ketika apa yang ingin disampaikan menjadi berani.

“Sifat keberanian itu sangat diperbolehkan akan tetapi Attitude juga harus diutamakan. Sebagai mahasiswa Retorika itu paling utama dan data sebagai bahan koreksi untuk perbaikan yang kita kritisi”.

Ichsanudin Selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu pemerintahan menambahakan, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 telah menghasilkan komitmen pemuda untuk bersatu padu mencapai kemerdekaan.

“Gerakan yang diinisiasi oleh para pemuda harus diaktualisasikan terus menerus. Ini sesuai semangat satu air, satu bangsa dan sikap menjunjung bahasa persatuan sesuai tantangan bangsa kekinian oleh segenap pemuda dan komponen bangsa,” pungkasnya. (MIR)