TANGERANG, Pelitabanten.com – Gubernur Banten Wahidin Halim, meninjau langsung beberapa titik Banjir yang terjadi di berbagai lokasi di Prov Banten yang diakibatkan oleh hujan deras sejak se malam, Rabu Siang, (01/01/2020). Gubernur Banten mengunjungi lokasi banjir di Ciledug Indah Kota Tangerang.
Melihat kondisi tersebut, Gubernur Banten Wahidin Halim langsung menginstruksikan agar OPD terkait baik BPBD, PUPR dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten sejak pagi hari tadi langsung menuju ke beberapa lokasi bencana Banjir di beberapa lokasi baik di Lebak,Tangerang dan Tangerang Selatan guna membantu Kabupaten/Kota yang wilayahnya terkena banjir.
Satgas BPBD Prov Banten telah disiagakan selain untuk membantu BPBD setiap Kab/Kota juga dalam rangka memonitor musibah banjir yang terjadi di wilayah beberapa titik lokasi, agar dapat terantisipasi dengan cepat.
Dari beberapa informasi monitoring di wilayah, terdapat beberapa kecamatan di Kab Lebak akibat banjir Bandang Sungai Ciberang diantaranya beberapa Kampung di Di Kec Lebakgedong, Kec Cipanas, Kec Lebakgedong, Kec Bayah, yang terkena dampak banjir.
Sementara di Kota Tangerang Selatan beberapa perumahan yang terkena dampak banjir diantaranya perumahan Gading Serpong, dan di kota Tangerang yang mendapatkan dampak terbesar dari meluapnya kali Pesanggrahan adalah perumahan Ciledug Indah.
Respon kesehatan dampak banjir yang telah siaga dari Prov Banten untuk Kota Cilegon berada di Wilayah terdampak PKM Pulomerak, PKM Jombang dan PKM Cilegon. Dari 7 Desa yang terdampak telah disiapkan Posko Kesehatan di 3 lokasi, dengan rata-rata Hasil pemeriksaan Kesehatan di Posko adalah penyakit Diare, Flu, Batuk, dan kulit. Dinkes Provinsi Banten telah menyediakan Obat2an, Sanitarian Kit, PMT serta Sepatu Bot.
Sementara untuk di Kab Lebak Dinkes Prov Banten menyiapkan 1 posko kesehatan utama dan 5 posko kesehatan tambahan yang berada di lima titik: Leuwi Sema, Cikondang, Nanggerang, Nunggu dan Kp. Bujal, juga membantu Dinkes Kqb Lebak di lokasi pengungsian yg ada di GOR desa Banjaririgasi dimana sampai dengan makam ini terdapat 269 pengungsi dan langsung diberikan pemeriksaan kesehatan.
