Door To Door Swab Antigen Warga Mudik, Dua Reaktif Covid-19

Door To Door Swab Antigen Warga Mudik, Dua Reaktif Covid-19
Tiga Pilar (TNI-Polri dan Pemerintah Daerah) Kebayoran Lama Door To Door Swab Antigen Warga Pulang Mudik. Foto Pelitabanten.com (Istimewa)

JAKARTA, Pelitabanten.com — Jajaran Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan gencar menjemput bola secara door to door melakukan tes swab antigen terhadap warga diwilayahnya yang baru pulang melakukan perjalanan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Alhasil dua orang warga di dapati reaktif covid-19 (Corona Virus Disease 2019) pasca dilakukan Swab Antigen secara random.

Kapolsek Kompol Donni Bagus Wibisono mengatakan, dalam pengambilan swab warga ex pemudik melalui tiga teknis yaitu mendatangkan warga ke Posko, Door to Door atau mendatangi rumah warga yang terdata melakukan perjalanan mudik dan di Kampung Tangguh Jaya (KTJ)

“Selain Posko stasioner, kami juga secara aktif melakukan mobile atau door to door terhadap pemudik yang sudah kembali ke Jakarta,” kata Donni. Rabu, ( 19/05/2021 ) kepada wartawan.

Pendataan terhadap warga mudik itu dilakukan oleh Bhabinkamtibmas setempat. Warga yang di test swab secara door to door merupakan warga yang lolos dari penyekatan dan belum melakukan test swab antigen.

“Kami (Kepolisian) akan mendatangi kediaman yang bersangkutan (pemudik) untuk dilakukan swab test antigen wajib,” tuturnya.

Menurut Doni, upaya yang dilakukan itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 Pasca mudik lebaran. agar tidak ada kasus baru, dan swab antigen ini dilaksanakan hingga tanggal 24 Mei 2021 mendatang.

” Hal ini kami lakukan untuk menghindari terjadinya cluster baru. Selain itu, menjadi bukti nyata bahwa negara khususnya Polri hadir di tengah – tengah masyarakat dalam keseriusannya menanggulangi pandemi Covid – 19 ” ungkapnya

Info dari hasil test swab terhadap 115 orang warga pemudik sebanyak 113 orang dinyatakan Non Reaktif dan 2 orang dinyatakan Reaktif yaitu warga berinisial CNI ( 22 ) mudik dari Bandung – Jawa Barat dan RP ( 21 ) mudik dari Pemalang – Jawa Tengah.