Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Buka Acara Gelar Inovasi Teknologi Pertanian 

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Buka Acara Gelar Inovasi Teknologi Pertanian

TANGERANG,Pelitabanten.com-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Gelar Inovasi Teknologi Pertanian Tepat Guna di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kamis (20/06/2024).

Acara tersebut dibuka oleh Pj Bupati Tangerang Andi Ony dengan tema “Pemanfaatan Inovasi Teknologi Untuk Meningkatkan Produksi Pertanian Menuju Tangerang Mandiri Tahan Pangan”.

Sebanyak delapan booth Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) ambil bagian dalam acara tersebut. Masing-masing BPP Kaliasin, BPP Kronjo, BPP Tegal Kunir, BPP Caringin, BPP Kampung Melayu, BPP Sukatani, BPP Sepatan, BPP Carenang.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut merupakan untuk para Balai Penyuluhan Pertanian bisa meningkatkan potensi yang ada dengan segala keahlian-keahlian yang ada mereka miliki.

“Kami memberikan tiga arahan kepada para penyuluh dan para petani harus memiliki yaitu insiatif, kreatif dan inovatif. Untuk para penyuluh atau petani ternyata dapat melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk dapat diimplementasikan yaitu dengan mengembangkan inovasi di pertanian di antaranya pembuatan pupuk cair dengan bahan bahan dasar yang berasal dari lingkungan sekitar seperti limbah kulit udang, sabut kelapa, sayuran dan buah buahan yang terbuang, telur, dan keong,” tuturnya.

Dia menyampaikan, bahwa Gelar Inovasi Teknologi Pertanian Tepat Guna merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Tangerang dan akan menjadi kegiatan rutin Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) tahuan hal ini demi memajukan pertanian di Kabupaten Tangerang.

“Inovasi teknologi sejatinya diciptakan untuk mempermudah kehidupan, Karena itu, teknologi yang sesuai dan tepat guna harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.

Dari delapan BPP, BPP Kaliasin menemukan konsep pupuk cair dengan bahan dasar berasal dari telor keong diikuti dengan BPP lainnya dengan menggunakan bahan dasar dari limbah sayuran buah buahan kulit udang serta sabut kelapa.

“Dan alhamdulillah di tiap BPP nantinya akan mengembangkan komoditas unggulan hasil produksi pertanian yang berbeda beda dan saat ini sudah ada produk unggulan yaitu adanya jagung pulut, dan jagung hitam, beras hitam, kacang panjang merah dan lain-lain dan dari hasil produksi pertanian tersebut tentunya dikembangkan lagi melalui peningkatan diversifikasi pangan sebagai produksi turunan dari bahan baku yang ada sehingga tentunya memiliki nilai ekonomi yang tinggi ,” tuturnya.

DPKP Kabupaten Tangerang menunggu ide dan gagasan baru yang dapat diimplementasikan dalam keseharian, pada akhirnya meningkatkan kemajuan para penyuluh dan para petani.

“Kami berharap bahwa inovasi teknologi ini tidak hanya dilaksanakan tapi terus berkelanjutan setiap tahun akan kita laksanakan dan dapat memberikan motivasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya para petani ” ujarnya.