Dijual Rp14 ribu, 4 Ribu Liter Minyak Goreng Ludes Diserbu Warga

Dijual Rp14 ribu, 4 Ribu Liter Minyak Goreng Ludes Diserbu Warga
Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Lapangan Palm Botol Pinang, Kota Tangerang Senin (10/1). Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Setelah sukses menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Gedung Cisadane, Karawaci. Sabtu, (8/1) kemarin. Pemkot Tangerang melalui Disperindagkop UKM bersama Pemprov Banten dan PT Smart Tbk Sinarmas Land kembali menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Lapangan Palm Botol Pinang, Senin (10/1/2022).

Sebanyak 4.000 liter minyak goreng yang dijual Rp14 ribu per liter ludes dalam waktu dua jam saja diborong warga.

Melihat antusias dan tertibnya penerapan protokol kesehatan, PT Smart Tbk Sinarmas Land menyatakan kesiapannya, untuk dapat membuka Operasi Pasar minyak goreng murah di 13 Kecamatan se Kota Tangerang.

“Pastinya, lebih lanjut Pemkot Tangerang bisa komunikasi dengan Kementrian, untuk pelaksanaan Operasi Pasar Murah 13 Kecamatan itu. Secapa prinsipnya, PT Smart Tbk Sinarmas Land siap membantu segala program Pemerintah,” ungkap Andhika Putra, Coorporate Affair PT Smart Sinarmas Land.

Ia pun menjelaskan, Kota Tangerang menjadi kota pertama dengan dua lokasi di Provinsi Banten yang disambangi program Operasi Pasar minyak goreng murah ini. Selanjutnya, Kota Tangerang Selatan hanya dengan satu lokasi saja.

“Secara Indonesia, Kota Tangerang menjadi kota kelima yang digelar program Kementrian ini. Semoga bisa berlanjut, untuk keberlangsungan masyarakat, para mereka yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Wati salah seorang warga mengaku sangat senang dsn terbantu dengan penjualan minyak Rp14 ribu per liter ini. Ia pun mengaku dipasaran masih diangka Rp38 ribu per dua liter.

“Sangat terbantu sekali, dengan pasar murah seperti ini berarti Pemerintah memperhatikan kita warga kecil. Jadi terimakasih sekali, semoga bisa ada lagi, jangan cuma sekali aja. Karena kami, butuh sekali minyak goreng dengan harga terjangkau seperti ini,” tutur Wati.