News Kota Tangerang Curhat di Medsos, Revisi KTP 1,8juta Ini Penjelasan Camat Cipondoh

Curhat di Medsos, Revisi KTP 1,8juta Ini Penjelasan Camat Cipondoh

Curhat di Medsos, Revisi KTP 1,8juta Ini Penjelasan Camat Cipondoh
Isi Curhatan Melalui Medsos. Foto Pelitabanten.com (Istimewa)
Hari Guru Dinkes Tangsel

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Salah satu penguna media sosial (medsos) aku Facebook curhat terkait kejadian yang dialaminya.

Ia mengunggah pertanyaan di sebuah grup Facebook besaran biaya mengurus Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) yang fantastis sebesar Rp1,8 juta hingga ramai dikomentari warga net. Selasa (15/6/2021) siang.

Dalam unggahannya, akun wanita tersebut juga mempertanyakan tentang ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang.

“Mau nanya dong, bener ga sih blanko KTP di Kecamatan Cipondoh habis, aku nyuruh orang PNS bikin KTP uangnya udah saya kasih dari Desember 2020 1,8 juta sampai sekarang ga jelas setiap ditanya ada aja alasannya,” tuturnya unggahan akun Facebook berfoto profil Wajah wanita berparas cantik itu.

Menurut postingannya, E-KTP tersebut sangat dibutuhkan sebab pada bulan Juli mendatang dirinya berniat akan mendaftarkan untuk menikah.

Baca Juga:  Pastikan Penerapan Prokes Saat Misa Natal Arief Pantau Gereja

“Awal bulan Juli mau dipakai buat daftar nikah itu KTP” tambahnya dalam Unggahan.

Baru beberapa jam di posting ratusan komentar warga net beragam, mulai dari yang menjelaskan kemudahan membuat KTP hingga ingin mengetahui siapa oknum yang mengaku PNS tersebut. hingga menyarankan untuk menangkapnya.

“Dia ngakunya kerja PNS di Pemkot (pemerintah kota Tangerang-red) saya tanya bagian apa dia ga jawab, Saya diancam dilaporkan ke Polisi oleh orang itu, bila saya memposting foto orang itu,” balasnya.

Saat dikonfirmasi awak media terkait unggahannya, wanita tersebut menunjukkan bukti-bukti transferan uang hingga berjumlah 2,5 juta Rupiah serta video candid dan menceritakan kronologi hingga dirinya mengunggah pertanyaan tentang ketersediaan blanko KTP di Kecamatan Cipondoh.

“Saya minta tolong sama tetangga disini mau minta tolong daftar nikah, sama dia dikenalin oknum PNS ini, dia menyanggupi bayar 1,5jt karena KTP saya statusnya menikah kata PNS ini harus ubah dulu saya bilang saya ga ada Surat cerai gimana kata dia bisa lewat orang dalam nambah lagi 1jt, semua saya transfer Desember 2020 sampai sekarang ga jelas KTPnya,” papar Wanita tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Baca Juga:  YKMI & UNHCR Berikan Bantuan Bagi Para Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Seperti tak ada penyelesaian, oknum PNS tersebut terus menjanjikan hingga akhirnya si Wanita tersebut menarik kembali pengurusan daftar menikah untuk kehidupan rumah tangganya yang baru dan lebih baik lagi.

“Uang saya dibalikin baru 700 ribu karena saya bilang ga usah daftarin nikah nanti saya sendiri yg daftar dia janji balikin 1,5 awalnya tapi sampai sekarang cuma balik 700 ribu,” ungkap wanita tersebut.

Setelah mengetahui nama dan foto oknum PNS tersebut, kami mengkonfirmasi Camat Cipondoh terkait pembuatan KTP dengan nominal yang lumayan besar.

“Saya yakinkan orang tersebut bukan pegawai PNS atau THL Kecamatan Cipondoh,” Kata Rizal Ridholloh setelah mengetahui nama dan Foto oknum PNS tersebut.

Dirinya pun meminta agar masyarakat bila ingin mengurus surat menyurat atau administrasi lainnya di Kecamatan untuk datang sendiri tanpa pihak kedua.

Baca Juga:  23 Tersangka Terorisme Tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua

“Masyarakat agar datang langsung ke kelurahan dan kecamatan dalam pengurusan administrasi kependudukan karena semua pelayanan nol rupiah (gratis) dan jangan percaya sama orang yg bisa membantu pengurusan pelayanan, semua pelayanan ada di ruang pelayanan (paten) Kecamatan Cipondoh,” pungkas Rizal.