News Kota Tangerang Cagub Banten, Arief R. Wismansyah: Enggak Tertarik, Masih Mikirin Kota Tangerang

Cagub Banten, Arief R. Wismansyah: Enggak Tertarik, Masih Mikirin Kota Tangerang

Arief Rahardiono Wismansyah, Saat Ini Wali Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com
Hari Guru Dinkes Tangsel

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Digadang jadi Calon Gubernur (Cagub) Banten, Arief R. Wismansyah mengaku tidak tertarik. Karna masih fokus menyelesaikan tugas sebagai Wali Kota Tangerang diakhir masa periode keduanya.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan masih ingin fokus membenahi beberapa pekerjaan rumah pemerintahan kota Tangerang yang saat ini masih dipimpinnya.

“Saya mah nggak terlalu tertarik, saya masih mikirin Kota Tangerang aja,” ungkap Dia, kepada wartawan saat ditanyakan kesiapannya maju sebagai Cagub Banten beberapa waktu lalu.

Wali kota dua periode itu menyampaikan, masih fokus membenahi Kota Tangerang. Mulai dari masalah banjir, jalan rusak hingga pelayanan publik di Kota Ahlakul Karimah tersebut.

“Artinya kita upayakan semaksimal mungkin ngurusin banjir, jalan rusak, segala kebutuhan pelayanan masyarakat, itu aja yang kita kerjain,” tuturnya.

Ramainya bursa calon gubernur Banten itu diketahui dari cuitan, Ketua Bapilu DPP Partai Demokrat Andi Arif di akun Twitter pribadinya, @Andiarief__ Senin (1/3). Dia menyebut beberapa kader Demokrat yang dipersiapkan untuk maju ke Pilgub Banten.

Baca Juga:  Diresmikan Presiden, Airin Berharap Adanya Tol Serpong-Pamulang Tingkatkan Perekonomian Tangsel

Mereka ialah, Incumbent Wahidin Halim (WH), Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya, anggota DPR RI Nur Aini, Rizki, Zulfikar, Wasekjen Demokrat Nur Azizah dan Tokoh Banten H. Aeng Haerudin.

Pria bernama lengkap Arief Rahardiono Wismansyah ini mengklaim, bahwa dirinya tidak pernah mengejar jabatan.

Ia menuturkan, sebelum berkarir di dunia politik, dirinya hanyalah pengusaha dibidang kesehatan yang kemudian di percaya masyarakat menjadi Wali Kota selama dua periode hingga kini.

“Saya mah mengalir aja yang penting dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” ujar Arief.

Arief juga mengungkapkan, Partai Demokrat di Banten memiliki tokoh-tokoh yang luar biasa. Dia juga mengaku bahwa hingga saat ini belum menjalin komunikasi dengan pengurus pusat partai Demokrat terkait pencalonannya jadi Gubernur Banten.

“Di Banten inikan Demokrat punya kader luar biasa, bu ketua aja bu Iti (Iti Oktavia Jayabaya) bagus. Ya Demokrat nggak kekurangan kaderlah,” ujarnya.

Baca Juga:  Money Politik Caleg PDIP, Ini Penjelasan Panwaslu Kota Tangsel

Sebagaimana diketahui, Pilgub Banten sendiri rencananya dilaksanakan pada 2024.

Sementara, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) mengungkap banyaknya tantangan yang harus dilewati Arief jika ingin maju kedalam Pilgub Banten. Sebab, dia akan bersaing dengan incumbent Wahidin Halim (WH).

“Kalau dibandingkan dengan WH tentu saya melihat WH lebih unggul karena jangkauannya luas,” ujarnya, dikutip dari Jawapos, Rabu (3/3/2021).

Incummbent WH, kata Ujang, memiliki beberapa keuntungan. Mulai dari jaringan, birokrasi, modal dan lainnya. Meski begitu, kata dia, segala kemungkinan masih sangat terbuka luas.

Ujang menyarankan agar Arief mulai menunjukkan kualitas dirinya ke publik Banten. Mulai dari mendapatkan berbagai prestasi nasional hingga internasional. Arief juga harus membuat program yang berbeda dengan kepala daerah lainnya agar menjadi pusat perhatian.

“Tapi kalau dia punya prestasi Nasional dan Internasional yang membanggakan itu akan cepat dikenal, jadi diukur dengan prestasi saja,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Lahan, MUI Kota Tangerang Juga Surati Kemenkumham

Menurutnya, masih ada waktu bagi Arief untuk menunjukkan kualitas diri hingga Pilgub 2024 nanti. Terlebih, Arief memiliki rekam jejak dapat merangkul seluruh partai agar mengusungnya di pemilihan Wali Kota Tangerang. Sehingga dirinya hanya melawan kotak kosong.

“Kalau potensi maju ada, dia orang kaya orang punya uang artinya kalau dia berkeinginan maju artinya dia bisa menjadi wakilnya WH atau akan loncat ke partai lain,” tutupnya.