Berkah Ramadan, 466 Tukang Sapu di Kota Tangerang Dapat Paket Sembako

Berkah Ramadan, 466 Tukang Sapu di Kota Tangerang Dapat Paket Sembako
Ratusan Petugas Kebersihan Kota Tangerang dapat Bantuan Paket Sembako. Foto Pelitabanten.com (*/Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Berkah Ramadan, jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membagikan bantuan berupa paket sembako kepada 466 penyapu jalan di Kota Tangerang.

Bantuan Paket Sembako tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dalam kegiatan Pengajian Rutin Pegawai Pemkot Tangerang bertempat di Masjid Raya Al-Azhom, Selasa (18/4/2023).

Dalam kesempatannya, wakil wali kota, menuturkan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus penghargaan Pemkot kepada para petugas penyapu jalan atas kontribusi serta dedikasinya dalam mewujudkan Kota Tangerang yang bersih dan nyaman.

“Selain bulan suci Ramadan sebagai momentum baik untuk berbagi, ini juga merupakan bentuk apresiasi Pemkot terhadap tim kebersihan di Kota Tangerang. Mereka ini adalah keluarga besar Kota Tangerang juga. Tanpa mereka, Kota Tangerang akan jadi apa? Berkat mereka-mereka inilah, Kota Tangerang bisa menjadi bersih, hijau dan nyaman untuk ditinggali dan dikunjungi,” tutur wakil.

Untuk itu, Sachrudin, mengajak kepada seluruh pegawai yang hadir dalam pengajian agar memanfaatkan momentum minggu terakhir di bulan Ramadan menjelang hari lebaran ini, untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

“Harus terus dipupuk dan ditanam rasa kepedulian kepada sesama, gotong royong dalam membantu sesama ini juga harus terus kita galakkan agar tercipta keadilan dan kerukunan bagi umat sekaligus menjalankan perintah agama juga kan,” pesan Sachrudin.

Tak lupa, Sachrudin terus mengingatkan juga kepada masyarakat Kota Tangerang yang akan melakukan mudik di tahun ini agar senantiasa menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan.

“Iya, saya terus ingatkan kepada yang baru atau akan mudik pertama kali, agar selalu menjaga stamina dan mengutamakan keselamatan, tidak usah terburu-terburu. Lalu, jangan lupa juga lapor ke RT/RW setempat ketika akan mudik. Rumah yang akan ditinggalkan juga diperiksa apakah sudah dikunci atau belum pintu dan jendela nya, barang-barang berharga serta kendaraan juga disimpan di tempat yang aman atau dititipkan, bisa koordinasi dengan polisi RW atau langsung ke Polres maupun Polsek terdekat.”

“Dan yang terpenting adalah ketika akan mudik ini, pastikan memang memiliki kampung halaman.” canda Sachrudin.