Antispasi Kluster Ramadhan, Dinkes Kota Tangerang Tes GeNose di Terminal Poris Plawad dan Stasiun KA

Antispasi Kluster Ramadhan, Dinkes Kota Tangerang Tes Genose di Terminal Poris Plawad dan Stasiun KA
Alat Tes Cepat Covid-19 Melalui Hembusan Napas atau Tes GeNose Dinkes kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mulai gencar melakukan Tes GeNose, atau Tes Cepat melalui hembusan napas diberbagai pusat keramaian.

Langkah antisipatif ini dilakukan dalam upaya pencegahan klaster baru, di bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Pada tahap pertama, Dinkes menggelar Tes GeNose dilakukan di Terminal Bus Poris Plawad dan Stasiun KA Tangerang. pada Rabu, (5/5/2021).

Kepala Dinkes, dr Liza Puspadewi mengungkapkan Tes GeNose akan digencarkan atau dilakukan secara masif hingga beberapa pekan kedepan. Dinkes Kota Tangerang juga akan menyasar tempat-tempat keramaian, seperti pusat perbelanjaan, pasar dan tak menutup kemungkinan ke RW zona merah.

“Tahap pertama menyasar 200 peserta, mulai dari penumpang, masinis hingga para sopir bus. Jika kedapatan peserta positif, Dinkes akan mengirim ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan swab PCR hingga tindakan isolasi di rumah isolasi yang tersedia,” papar dr Liza, usai melakukan pemantauan di Stasiun KA Tangerang.

Kata dr Liza, Tes GeNose memiliki keakuratan hingga 90 persen, dan memiliki proses tes covid-19 yang cukup cepat. Hanya dengan kurang lebih tiga menit, peserta sudah bisa mengantongi hasil tes covid-19 nya. Dinkes pun menggelar Tes GeNose secara gratis atau cuma-cuma untuk warga Kota Tangerang.

“Karena ini gratis, maka Dinkes berharap masyarakat yang diajak untuk Tes GeNose dapat proaktif dan tidak panik. Tes GeNose bisa menjadi gerakan kerjasama kita semua, untuk mempercepat screening, dan pemutusan rantai penyebaran virus covid-19,” paparnya.

Sementara itu, para peserta banyak yang menyambut baik terkait fasilitas tes cepat covid-19 ini secara gratis. Seperti yang diungkapkan, Ruhiyat salah seorang penumpang KRL. Ia mengaku, Tes GeNose secara gratis ini harus sering dilakukan secara masih. Terlebih, menjelang lebaran dan potensi penyebaran saat berburu takjil.

“Alhamdulillah hasilnya negatif, sering-sering ada fasilitas seperti ini. Semoga juga kesadaran masyarakat untuk menjaga protokol Kesehatan terus meningkat. Jadi semua sama-sama bekerjasama untuk mengendalikan covid-19,” katanya.