Anggota LSM Geram Banten Kawal Seorang Istri di Rawa kidang Lapor Polisi Korban KDRT

Anggota LSM Geram Banten Kawal Seorang Istri di Rawa kidang Lapor Polisi Korban KDRT
Anggota LSM Geram Banten Kawal Seorang Istri di Rawa kidang Lapor Polisi Korban KDRT , Foto, Pelitabanten.com (dok)

KABUPATEN TANGERANG,Pelitabanten.com-Berawal dari cekcok, seorang istri di Rawa kidang menjadi korban KDRT. Korban mengalami luka memar dan bengkak pada jidat akibat ulah ringan tangan sang suami.

KDRT di Suka diri ini menimpa ibu Anggaraini warga kampung Rawa kidang Rt 01/02 desa rawa kidang kecamatan suka diri kabupaten Tangerang, Korban mengalami luka memar dan bengkak akibat dianiaya oleh suaminya sendiri dengan inisial, MM.

“Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Senin (10/04/23) di rumah mereka,” kata Dedi ependi anggota LSM Geram bante yang mengawal laporan anggraini kepada wartawan di Polsek mauk Senin (10/04/2023).

Kejadian bermula ketika istri sedang mengamankan konci mobil kerana melihat suami sedang memanaskan mobil untuk pergi keluar, ketika suami melihat istri mengambil konci mobil tersebut suami mendorong istri dan memukul kepala istri sebanyak 1 kali lalu kemudian saudara umi kalsum melihat kejadian dan melerai kejadian tersebut.

“Akibat kejadian ini, korban mengalami luka memar dan bengkak pada jidat dan kepala,” ujarnya.

Usai menerima perlakuan dari suaminya, korban lantas menghubungi saudaranya Dedi ependi sekaligus anggota LSM Geram banten untuk membantu pengawal saja membuat laporan ke Polsek mauk.

Petugas langsung membawa korban ke klinik kesehatan yang ada di Kecamatan mauk untuk dilakukan perawatan medis dan dimintakan visum atas lukanya. Selain itu, petugas juga menggelar olah TKP dan meminta keterangan para saksi.

“Perkara ini masih ditangani Satreskrim Polsek mauk. Penyidik juga masih memintai keterangan sejumlah saksi,” pungkasnya.