Aneh! Website Resmi PPDB SMA Banten Tidak Transparan, Banyak Menu Yang Hilang

Foto : Tampilan web PPDB online Banten. (Istimewa)
Foto : Tampilan web PPDB online Banten. (Istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, Pelitabanten.com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan Peluncuran PPDB SMAN/SMKN dan SKhN Provinsi Banten Tahun Ajaran 2023/2024 di Aula SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang, Jumat, 16 Juni 2023.

Peluncuran PPDB ditandai dengan pemukulan gong oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani.

PPDB dibuka melalui jalur afirmasi, zonasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi melalui https://ppdb.bantenprov.go.id mulai Senin (19/6/2023) Pukul 00.00 WIB

“Menjadi hajat besar kita, penerimaan murid baru SMAN/SMKN dan SKhN yang menjadi tugas Pemprov Banten. Tugas kita bersama,” ungkap Al Muktabar, jumat 16 Juni 2023.

Dikatakan Muktabar, ada beberapa hal teknis yang berubah, tapi pada dasarnya sama. Perubahan itu bagian dari proses penyempurnaan untuk mencapai asas transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas. Sistem yang telah dibangun akan memandu proses penerimaan murid baru.

Kendati demikian, apa yang disampaikan PJ Gubernur Banten Al Muktabar sangat bertolak belakang dengan pelaksanaanya, karena dalam Website resmi PPDB SMA Provinsi Banten justru tidak dapat menampilkan informasi mengenai daya tampung masing-masing sekolah.

Padahal hal tersebut merupakan bagian dari transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru, namun mengapa informasi ini tidak ditampilkan didalam website resminya, apakah mungkin ada indikasi yang mengarah pada jual beli bangku. Entahlah! Mari kita tunggu kabar selanjutnya.

Diketahui sebelumnya, sekolah SMA se-Provinsi Banten telah mengirimkan permintaan kuota/daya tampung jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan PPDB dimulai.

Ini perlu menjadi perhatian khusus, karena dari pengalaman yang sudah-sudah, setiap tahunya dalam pelaksanaan PPDB di Provinsi Banten, selalu ada saja persoalan yang meresahkan calon orang tua murid