Aktivis Meminta Pemerintah Untuk Bangun Terminal Simpang Malingping

Aktivis Meminta Pemerintah Untuk Bangun Terminal Simpang Malingping
Kondisi Terminal Simpang yang sangat memprihatinkan dan kondisi rusak, pada Selasa (07/03/2023).

LEBAK, Pelitabanten.com– Kondisi Terminal Simpang Malingping yang berlokasi di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping saat ini sudah sangat memprihatikan. Kondisi atap yang gentengnya berjatuhan, kayu atap yang sudah lapuk hampir rubuh, serta akses jalannya rusak parah. Hal itu disampaikan oleh Hendrik, S.IP pada Selasa (7/03/2023).

Hendrik mengatakan bahwa kondisi terminal merupakan hal yang sangat penting terutama dalam menggerakan kondisi perekonomian. Namun melihat kondisi saat ini terminal yang diperuntukan untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), bus elf, angkot dan penumpang pun tak satupun terlihat di Terminal Simpang Malingping yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Melihat kondisi terminal yang rusak, kendaraan umum pun tidak ada yang terlihat,” ujarnya.

Hendrik, S.IP, menyayangkan Terminal Simpang Malingping yang kondisinya sudah memprihatinkan rusak berat dan dibiarkan.

“Kondisi Terminal Simpang yang rusak parah bahkan hampir ambruk seperti dibiarkan saja oleh Pemkab Lebak. Karena berbahaya kondisinya, mobil angkutan maupun penumpang pun sudah tidak ada, sehingga terminal mati suri dan tidak beroperasi,” ujarnya.

Pemkab Lebak pun di desak agar segera membangun Terminal Simpang Malingping, karena terminal merupakan akses transportasi yang penting. Mampu menumbuhkan perekonomian yang ada disekitar Malingping.

“Kita minta agar Pemkab Lebak segera membangun kembali Terminal Simpang, kalau Pemkab beralasan keterbatasan anggaran, kita minta agar Terminal Simpang diajukan untuk dialihkan kewenangannya ke Pemprov Banten,” tegasnya.

Enok, Pedagang sekitar mengatakan sudah lama kegiatan di terminal Simpang Malingping seperti mati suri, karena sudah rusak parah dan dapat membahayakan. Kondisi ini membuat sistem perokonomian pun mengalami penurunan.

“Udah lama pak sekarang mah kosong, mobil PS (Elf – red) maupun penumpang ga ada yang mau ngetem di terminal. Bahkan kondisi ekonomi pun mengalami penurunan” ujarnya.

Selain itu, informasi yang diterima, mobil Elf kini banyak mangkal di sebuah resto lesehan jalan Simpang-Beyah yang luas halamannya.

Warga Malingping pun berharap agar Pemerintah Kabupaten Lebak segera membangun Terminal Simpang, agar dapat beroperasi normal kembali. (MIR)