Aktivis Lebak Harry Agung Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Lebak dalam Pemberantasan Narkoba

Harry Agung Aktivis Lebak, Demisioner Ketua HMI 2024-2025.
Harry Agung Aktivis Lebak, Demisioner Ketua HMI 2024-2025.

LEBAK, Pelitabanten.com– Aktivis Lebak sekaligus demisioner Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2024–2025, Harry Agung, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lebak dalam upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Lebak. Hal itu dilihat dari berbagai titik-titik rawan peredaran Narkoba di pelosok wilayah Kabupaten Lebak sudah ditangani dengan masif, Pada Selasa (20/10/2026).

Menurut Harry Agung, upaya pemberantasan narkoba merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang yang dapat merusak masa depan.

Ia menilai, penanganan persoalan narkoba membutuhkan komitmen, konsistensi, serta sinergi dari berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah, organisasi kepemudaan, hingga seluruh elemen masyarakat.

“Upaya pemberantasan narkoba harus terus diperkuat. Kami mengapresiasi kinerja Satresnarkoba Polres Lebak dibawah pimpinan Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Epi Cepiyana, S.H., dan jajarannya yang sudah memberikan rasa aman dalam penindakan dan pembasmian narkoba di wilayah Kabupaten Lebak,” ujar Harry Agung.

Harry juga menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda. Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai bahaya narkoba agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun jaringan peredarannya.

Selain penegakan hukum, pendekatan edukatif dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif.

Baca Juga: Update Kasus GKPI Rajeg, Polda Banten Tetapkan Satu Tersangka

Sebagai aktivis yang pernah memimpin HMI pada periode 2024–2025, Harry berharap kolaborasi antara kepolisian, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta menyampaikan informasi kepada pihak berwenang melalui saluran resmi apabila mengetahui dugaan tindak pidana narkotika.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan kepedulian semua pihak, kita berharap generasi muda Lebak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” tutupnya.

Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Lebak yang aman, tertib, serta terlindungi dari bahaya narkoba. (MIR)