Abraham Direktur Karang Tumaritis Institute Apresiasi Bank BNI yang Berperan Penting Dalam Penguatan Sektor UMKM

Direktur Karang Tumaritis, Abraham Garuda Laksono.
Direktur Karang Tumaritis, Abraham Garuda Laksono.

TANGERANG, Pelitabanten.com – Direktur Karang Tumaritis, Abraham Garuda Laksono menyebut bahwa peran Bank Negara Indonesia (BNI) sangat penting dalam penguatan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Menurut Abraham, upaya negara dengan menggunakan seluruh perangkatnya termasuk bank pelat merah dipandang sangat kritikal khsusunya BNI dalam mendukung UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Peran BNI sangat penting dalam penguatan UMKM melalui akses permodalan dan pelatihan bagi pelaku sektor usaha rakyat kecil ini,” ungkap Abraham pada Sosialisasi Peraturan/Kebijakan Bagi Usaha Mikro yang digelar Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Jumat (16/07/2022).

Lulusan James Cook University Singapura pada usia 19 tahun itu mengatakan, bahwa peran kritikal BNI dalam penguatan kegiatan ekonomi rakyat melalui UMKM itu sekaligus memiliki nilai strategis untuk mengakselerasi kinerja ekonomi pasca periode pandemi dan tantangan yang dihadapi berbagai negara di dunia.

“Kita tahu saat ini terjadi krisis global. Bahkan beberapa negara mengalami resesi hingga jatuh bangkrut,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, kepedulian pemerintah melalui Himpunan Bank Negara (Himbara), khususnya BNI terhadap UMKM dari sisi perkreditan bagi usaha rakyat kecil terus  meningkat setiap tahunnya.

Pelaku UMKM saat mengikuti kegiatan Sosialisasi Peraturan/Kebijakan Bagi Usaha Mikro yang digelar Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Jumat (16/07/2022).
Pelaku UMKM saat mengikuti kegiatan Sosialisasi Peraturan/Kebijakan Bagi Usaha Mikro yang digelar Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Jumat (16/07/2022).

“Ini pentingnya untuk mengakselerasi kinerja ekonomi pasca pandemi. BNI telah menggelontorkan ratusan triliun kredit bagi UMKM. Sekaligus membuktikan bahwa BNI fokus pada pembiayaan UMKM ini,” katanya.

Abraham juga menyatakan, bahwa Karang Tumaritis Institute saat ini juga tengah konsen memberikan bantuan bagi para pelaku UMKM terutama di wilayah Tangerang Raya.

“Sudah berkali-kali UMKM di Tangerang Raya kita berikan pelatihan. Terutama untuk penguatan aspek administrasi, standar produksi, akses permodalan, dan juga pasar,” ucapnya.

UMKM Jangan Hanya Jadi Bemper Ekonomi

Sementara itu, Anggota DPR RI, Ananta Wahana menyampaikan, bahwa sektor UMKM jangan hanya dijadikan bemper ekonomi saat negara mengalami krisis.

“Tapi, UMKM harus diperkuat dan menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Menurut Ananta, peran sektor UMKM dalam memperkokoh ekonomi nasional saat menghadapi krisis terbukti sangat besar.

Sektor UMKM telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ekonomi secara masif oleh rakyat ketika sektor formal terpuruk dihantam krisis lantaran pandemi.

Oleh karena itu, lanjut Ananta, UMKM yang menjadi sektor riil itu perlu didorong agar produksi menjadi kuat.

“Mereka (UMKM) juga harus didorong menjadi kekuatan ekonomi kolektif yaitu membentuk koperasi. Sehingga bisa tumbuh kuat dan menjadi skala ekonomi besar,” imbuhnya.

Diketahui, Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menggelar Sosialisasi Peraturan/Kebijakan Bagi Usaha Mikro yang diikuti ratusan pelaku UMKM di Tangerang Raya, bertempat di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Jumat (16/07/2022).

Pada akhir kegiatan, para peserta mendapat bantuan paket sembako berupa 5 kg beras premium, 1 kg gula dan 1 liter minyak goreng. (tim)