6000 Sertifikat PTSL Dibagikan ke-Warga Kota Tangerang

6000 Sertifikat PTSL Dibagikan ke-Warga Kota Tangerang
Secara simbolis Presiden Jokowi serahkan sertifikat PTSL pada warga Tangerang Minggu (4/11/2018) Foto Istimewa Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG,Pelitabanten.com, — Sebanyak 6000 Warga Kota Tangerang menerima Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap  (PTSL) Tahun 2018 di Area Sogo Alam Sutra, Panunggangan, Kota Tangerang.Minggu (4/11/2018).

Pembagian di Kota Tangerang diberikan secara simbolis oleh dalam rangkaian di Provinsi Banten, Presiden didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Gubernur Banten , Walikota Tangerang Arif R Wismansyah, Wakil Walikota Sachruddin, Kepala BPN Provinsi Banten Andi Tanri Abeng, Kepala BPN Kota Tangerang Candra Genil, dan
Walikota Airin Rahmini Diany

Seperti di informasikan, BPN Kota Tangerang mengundang warga Penerima Sertifikat dari Seluruh Kelurahan se-Kota Tangerang, untuk secara simbolis menerima pembagian sertifikat langsung dari Presiden Jokowi.

6000 Sertifikat PTSL Dibagikan ke-Warga Kota Tangerang
Istimewa Pelitabanten.com

Mentri Agraria Sofyan Jalil dalam sambutannya mengatakan, Bahwa Tahun 2019 Tanah di tangerang akan semua di sertifikatkan, agar tidak ada lagi , sengketa masalah tanah.

“Tahun 2018 Target sertifikat 7.000.000 (Tujuh Juta) bidang tanah dan di 2019 sebanyak 9.000.000 (Sembilan Juta) bidang tanah di seluruh Indonesia agar konflik tanah berkurang,” ujar Sofyan Jalil.

Tanah yang telah bersertifikat bisa di gunakan agunan usaha di bank pemerintah dengan bunga yang rendah, jangan ke lagi kata Sofyan Pada Peserta penerima PTSL menegaskan.

6000 Sertifikat PTSL Dibagikan ke-Warga Kota Tangerang
Peserta penerima sertifikat PTSL Foto Istimewa Pelitabanten.com

Sebanyak 12 orang peserta PTSL sebagai perwakilan untuk menerima sertifikat langsung dari Presiden.

Dikatakan Presiden Dalam sambutannya, selama 2 hari di Banten, ini merupakan rentetan kegiatan yang telah masuk dalam rutenya, mohon maaf jika waktu mundur karna banyak agenda yang ia kerjakan melonceng dari jadwal.

Ia menambahkan target 7.000.000 sertifikat tahun 2018 akan di tingkatkan tiap tahun sehingga 126.000.000 bidang tanah bisa tercapai di seluruh Indonesia.

“Saya mendapati sengketa lahan di mana-mana kunjungan saya, saya telah berkunjung ke 80 % Kota/Kabupaten di Indonesia,”katanya.

Percepat proses Sertifikasi agar sengketa bisa di hindari, 1 Tahun BPN hanya mampu selesaikan 500.000 sertifikat. Sehingga dengan program ini proses percepatan sengketa lahan bisa di hindari.

“Sertifikanya di simpan baik baik masukan plastic , di fotocopy,”Jelas Presiden.

“Jika sertifikat mau di agunkan ke Bank , gunakan sebaik-baiknya agar menjadi produktif,Usaha dan berguna bagi , jangan dipakai untuk beli Mobil, nanti mobil ga ada sertifikat ga ada,”Tandasnya.

Editor : Adin