19.311 Keping e-KTP Dimusnakan Disdukcapil Kota Tangerang

19.311 Keping e-KTP Dimusnakan Disdukcapil Kota Tangerang
Ribuan e-KTP rusak Dimusnahkan Disdukcapil Kota Tangerang. Jum'at (14/12/2018) Foto Huda R Alfian. Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG,pelitabanten.com — Sebanyak 19.311 Keping e-KTP rusak dan tak layak pakai dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang. pemusnahan dilakukan di Halaman Kantor Disdukcapil Kota Tangerang, Banten, Pada Jumat (14/12/2018).

Kepala Dinas Dukcapil Kota Tangerang Erlan Rusnarlan mengatakan sebanyak 19.311 e-KTP merupakan e-KTP yang sudah tidak lagi digunakan. Pemusnahan e-KTP dilakukan dengan cara dibakar.

19.311 Keping e-KTP Dimusnakan Disdukcapil Kota Tangerang
Ribuan keping e-KTP yang dimusnahkan Disdukcapil Kota Tangerang Foto. Huda R Alfian Pelitabanten.com

“Hari ini kita musnahkan 19.311 keping e-KTP dengan cara dibakar,” ungkapnya.

“E-KTP yang dimusnakan merupakan e-KTP yang rusak saat dicetak, perubahan status, maupun yang rusak saat sudah diberikan ke masyarakat,” tambahnya.

Pemusnahan tersebut sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri nomor 470.13/11176/SJ tentang penatausahaan KTP elektronik rusak atau invalid.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa dalam akhir tahun ini banyak kejadian di daerah lain e-KTP yang sudah invalid itu banyak tercecer dijalan yang tujuannya kita tidak tau,”Imbuhnya

“Maka dari itu adanya surat edaran Menteri Dalam Negeri yang ditandatangani langsung mengenai pemusnahan e-KTP dengan cara dibakar,” ujarnya lagi.

“Mudah-mudahan dengan dibakarnya seluruh blangko e-KTP yang sudah rusak atau invalid ini tidak ada lagi yang main-main dengan blangko e-KTP dengan tujuan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas Erlan.

Sebagai informasi untuk diketahui, pemusnahan disaksikan langsung oleh Asisten Daerah I Tata Pemerintahan Kota Tangerang, Kasatpol PP Kota Tangerang, dan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Tangerang.

Editor : Adin

Mencoba untuk selalu Melihat, mendengar, dan merasakan segala situasi & kondisi di setiap arah prasa dan hati yang seakan redup dan berpijar.. Layaknya seperti pelita.. Selalu berkarya dan terus bercahaya menerangi lorong gelap setiap jiwa-jiwa yang berharap.. Dari torehan secerca tinta disehelai kertas usang di era digital, ku racik kalimat hidup dari suara-suara makhluk yang bernafas. Mengalir dan berposes melalui filosofi dunia, yang terbentuk menjadi sajian kenikmatan klimaks yang membuka panca indera dan berprosa sesuai nalar, hingga menjadi keutuhan dari akal, bagi kaum yang mau berfikir. SemangArt terussssss We Are d'Little Writter Huda R Alfian (Yudha)