Mengenal Pribadi Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah pertama.

Mengenal Pribadi Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah pertama.
Ilustrasi. Pixabay/ ELG21

Manusia terbaik setelah para Nabi, adalah Abu bakar, kemudian Umar bin Khattab (HR. Al-Bukhari)Manusia terbaik setelah para Nabi, adalah Abu bakar, kemudian Umar bin Khattab (HR. Al-Bukhari)

Pelitabanten.com- Allah telah memberikan sebuah amanah yang amat besar kepada pundak Rasulullah Saw. Yakni ditugaskan untuk menyempurnakan akhlaq.  Rasulullah Saw bertugas untuk menyempurnakan ajaran-ajaran nabi terdahulunya yang telah menyeru untuk menyembah Allah SWT. Dalam perjalanan hidup Rasulullah Saw dalam mendakwahkan ajaran Islam. Beliau dikelilingi orang-orang yang turut berjuang bersamanya. Salah satunya Abu bakar Ash-Shiddiq menjadi laki-laki pertama yang mengimani kenabiannya. Beliau sosok manusia yang  lembut namun tegas dan setia berada di samping Rasulullah Saw. Ketika hampir semua orang menganggap Rasulullah Saw gila karena mengisahkan perjalanan fantastisnya dari Makkah ke Palestina. Tetapi, tidak dengan Abu bakar Ash-Shiddiq, yang senantiasa percaya bahwa yang diucapkan Rasulullah itu benar dan membelanya. Karena itulah Abu bakar Ash-Shiddiq di beri gelar “Ash-Shiddiq”, yang berarti membenarkan.

Sosok nya yang lembut, dari keluarga baik-baik, nasabnya tinggi, hartanya berlimpah, bahkan relasi bisnisnya bisa dibilang internasional. Hal tersebut membuat beliau disegani oleh para pembesar Quraisy. Bahkan ketika kamu muslimin sedang di dera kesusahan dan berbagai penyiksaan para kaum kafir Quraisy. Beliau membebaskan 20 budak, tak tanggung-tanggung beliau mengeluarkan 40 ribu dinar. Jika dihitung sekarang dan disamakan dengan nilai dinar hari ini itu berarti beliau mengeluarkan 92 miliar, Maa Sya Allah.  Manusia mana yang rela mengorbankan 92 miliar demi membebaskan para saudaranya. Mungkin satu atau dua orang dari sekian juta manusia yang ada di muka bumi yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu. Tapi tidak dengan Abu bakar Ash-Shiddiq, 40 ribu dinar tidak ada apa-apa nya dibandingkan beliau tetap diam menyaksikan saudara-saudara muslimnya. Terbelenggu siksaan.

Perjuangan Abu bakar Ash-Shiddiq setelah wafatnya Rasulullah, sangat luar biasa karena saat itu banyak orang yang kembali pada ajaran nenek moyang nya, banyak yang tidak mau bayar zakat, pemberontakan ada dimana-mana dan masih banyak lagi. Namun di tengah kecarutmarutan itu, Abu bakar Ash-Shiddiq mampu mengatasinya atas izin Allah.

Berikut kehebatan Abu bakar Ash-Shiddiq

1. Sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga, 5 diantaranya memeluk Islam karena dakwah Abu bakar Ash-Shiddiq. Selain itu beliau merupakan pakar sejarah Makkah, karena beliau paling tahu mengenai sejarah-sejarah keluarga di kota Makkah Bahkan di seluruh Jazirah Arab. Maa Sya Allah.

2. Menjadi Khalifah selama 2 tahun dan hanya perlu satu tahun untuk kembali menyelamatkan aqidah bangsa Arab ketika pasca Rasulullah Saw wafat banyak yang kembali pada ajaran nenek moyang nya. Bahkan ketika banyak terjadi pergolakan hampir di seluruh Jazirah Arab kecuali Makkah, Madinah dan Thaif. Dan desa Hajr. Saat itu pula Abu bakar Ash-Shiddiq di angkat menjadi Khalifah. Di situasi yang genting dan mencekam beliau mengatakan

“Bagamaina mungkin Islam hancur sementara aku hidup? Sungguh aku akan memerangi mereka semua sampai leherku terputus dari tubuhku!”

3. Abu bakar Ash-Shiddiq berhasil menyatukan bangsa Arab dibawah bendera Islam. Selain itu beliau dengan gagah berani memutuskan untuk menyerang Romawi dan Persia secara bersamaan! Bayangkan sepanjang sejarah perjalanan manusia, tidak ada yang berhasil menyerang dua Imperium besar di waktu yang bersamaan. Dan berhasil menaklukkan nya. Tapi tidak dengan Abu bakar Ash-Shiddiq yang meraih kemenangan demi kemenangan.