Sanggar Seni Milakancana Peroleh Hibah Program Kearifan Lokal, Menjaga Nilai-Nilai Seni Budaya

Kelompok Sanggar Seni Milakancana, Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Kelompok Sanggar Seni Milakancana, Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

LEBAK, Pelitabanten.com– Program pelestarian budaya kearifan lokal sebagai upaya pemerintah dalam memelihara nilai-nilai seni dan budaya di wilayah Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek. Para pemuda dan Pemudi Desa Citorek Timur yang tergabung dalam Sanggar Seni Milakancana memperoleh dana hibah pada program kearifan lokal, Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sanggar Seni Milakancana berlokasi di Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Kelompok Sanggar Seni Milakancana merupakan kelompok seni yang dibina oleh rumah Aspirasi MHJB yang konsisten dalam menjaga nilai-nilai budaya yang berada di wilayah Kabupaten Lebak. Hibah yang diperoleh yaitu full set Gamelan dan mesin jahit sebagai bagian dari ekonomi kreatif. Sanggar Seni Milakancana memperoleh dana hibah pada program kearifan lokal, usulan anggota DPR RI komisi VIII Fraksi PDI Perjuangan bapak Moch Hasbi Asyidki Jayaba melalui Kementrian Sosial Republik Indonesia.

Jajang Kurniawan, Ketua Sanggar Seni Milakancana mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia yang sudah hadir ditengah-tengah masyarakat adat yang berada di wilayah Kabupaten Lebak. Melalui Perjuangan Rumah Aspirasi MHJB program ini dapat terealisasi dengan baik.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia yang komitmen menjaga dan merawat seni gamelan dan tari sebagai bagian dari pelestarian adat dan budaya yang berada di Kabupaten Lebak. Selain itu juga nilai-nilai seni memiliki peranan penting dalam menangkal paham radikalisme yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Agus Triyana, anggota Seni Sanggar Milakancana yang juga pelatih seni Gamelan di wilayah Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek menjelaskan bahwa seni gamelan merupakan bagian dari jati diri yang dimiliki oleh masyarakat adat khususnya di wilayah Kasepuhan yang ada di Kabupaten Lebak.

“Seni itu sendiri merupakan bentuk keahlian atau keterampilan manusia untuk mengekspresikan dan menciptakan hal-hal yang indah serta bernilai bagi kehidupan baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat umum. Sanggar Seni Milakancana yang berlokasi di Desa Citorek Timur memiliki peranan itu untuk melestarikan nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya, serta mampu menjaga nilai budaya yang ada di wilayah Citorek,” ungkapnya.

Agus Triyana berharap dengan adanya Sanggar Seni Milakancana yang berkolaborasi dengan anak-anak muda mampu tetap terjaga nilai kelestarian di masa depan.

“Apalagi tantangan saat ini arus modernisasi terus berkembang, dan di masa depan kita akan menghadapi bonus demografi. Seni gamelan harus tetap lestari dan terjaga oleh anak muda sabagai bagian dari jati diri kita dalam menjaga nilai-nilai budaya,” pungkasnya. (MIR)

Pemerhati Masyarakat, Pemerhati Kebijakan Publik @kpmipb46, FEMA-IPB, Undergraduate of IPB, Postgraduate of UNTIRTA. @MAP UNTIRTA. Passionate about Writer & Entrepreneur.