- Advertisement -

Gelar Pasar Takjil, BMS Creative: Wujud Nyata Mendorong Pelaku UMKM Berkembang

Suasana Santunana Anak Yatim Piatu yang dilakukan BMS Creative sebagai acara Penutupan Pasar Takjil Ramadan 2024.
Suasana Santunana Anak Yatim Piatu yang dilakukan BMS Creative sebagai acara Penutupan Pasar Takjil Ramadan 2024.
- Advertisement -

SERANG, Pelitabanten.com– Bumi Mutiara Serang Creative atau BMS Creative merampungkan kegiatan Pasar Takjil Ramadan Tahun 2024 yang digelar selama dua pekan.

Kegiatan Pasar Takjil Ramadan Tahun 2024 ditutup dengan Santunan Anak Yatim Piatu, di area Jembatan, Perumahan BMS, Kamis 28 Maret 2024.

Pasar Takjil Ramadan 2024 tak hanya diisi dengan tenan penjual jajanan untuk berbuka puasa. Tapi, berbagai kegiatan lainnya, seperti live music.

- Advertisement -

“Alhamdulillah, hari ini santunan anak yatim piatu kegiatan penutup Pasar Takjil Ramadan 2024,” ujar Project Director BMS Creative, Pasar Takjil Tahun 2024, Heru Wijaya disela acara.

Kata pria yang akrab disapa si Uda itu, kegiatan Pasar Takjil tahun ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan pihaknya bersama belasan pelaku UMKM di BMS.

“Alhamdulillah sudah dua pekan berjalan. Ini sebagai bentuk support UMKM, diselangi kegiatan positif seperti santunan anak yatim,” katanya.

“Ada 14 tenant takjil seperti, gorengan tradisional, tempe mendoan, kolak, kudapan es, jajanan anak-anak lainnya,” tambah Uda.

Owner Cafe Padang Si Uda mengaku selama kegiatan masih terdapat banyak kekurangan. Kekurangan ini akan menjadi evaluasi pihaknya dalam melaksanakan kegiatan.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan mensupport kegiatan ini,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya melibatkan komunitas atau organisasi untuk mengisi kegiatan, hunting foto dari Paguyuban Foto Videografi Banten atau PFVB.

Sementara itu, Direktur BMS Creative, Fauzan Dardiri mengatakan, kegiatan sebagai upaya mendorong dan memfasilitasi UMKM yang ada di lingkungan BMS dan sekitar.

“Ini wujud nyata mendorong pelaku UMKM untuk berkembang di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini,” katanya.

“Kami punya harapan, ke depan UMKM yang ada di puluhan bahkan ratusan perumahan bisa berkembang dan difasilitasi oleh pemerintah,” tambah Fauzan. (MIR)

- Advertisement -
Exit mobile version