Beranda Politik Pilkada Barisan Relawan Pendukung Jokowi (BRPJ) Tekadkan Sikap Dukung Wahidin Halim

Barisan Relawan Pendukung Jokowi (BRPJ) Tekadkan Sikap Dukung Wahidin Halim

522
BAGIKAN
Barisan Relawan Pendukung Jokowi (BRPJ) Tekadkan Sikap Dukung Wahidin Halim

TANGERANG, Pelitabanten.com – Ribuan pasukan relawan pendukung Jokowi saat Pilpres 2014 lalu yang tergabung dalam Barisan Relawan Pendukung Jokowi (BRPJ) wilayah Banten sepakat mendukung mantan Walikota Tangerang, Dr. Wahidin Halim, M.Si.(WH) untuk menjadi Gubernur Banten 2017-2022. Relawan yang selama ini dikenal militan dan aktif di Media Sosial (Medsos) tersebut menilai hanya WH yang saat ini mampu membebaskan rakyat Banten dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan, padahal sudah 15 tahun menjadi provinsi. Selain sosoknya yang jujur, tegas, dan berani, WH juga dinilai sebagai figur yang amanah dan anti korupsi.

“selama menjabat, tidak pernah sekalipun beliau terlibat kasus korupsi. Justru sangat konsisten dalam menegakkan disiplin aparatur pemerintahan terutama dalam pengelolaan APBD yang berpihak kepada rakyat. Makanya beliau pernah mendapatkan penghargaan anti korupsi dan terbaik dalam pengelolaan keuangan dari BPK RI dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian 7 kali berturut-turut. Beliau sosok yang tepat untuk mimpin Banten ke depan, dan kami akan terus bergerak mendukung beliau melalui serang udara dan darat sapai beliau terpilih jadi Gubernur” Tegas Teuku Jimmy Sanawang, Ketua BRPJ Banten, Tangerang, Kamis (31/3/2016)

Sebagaimana diketahui bahwa terpilihnya Jokowi menjadi presiden RI adalah karena besarnya dukungan dari para relawan yang bergerak di media sosial seperti BARA-JP, Jokowi Fans Club, Pro-Jokowi (PROJO), Jokowi Advand Sosial Media Volunteer (JASMEV). Dan Barisan Relawan Pendukung Jokowi untuk wilayah Banten menjelang Pilgub Banten 2017 telah sepakat bergerak mendukung WH menjadi Gubernur Banten. Salah satu caranya BRPJ ini membuat akun group di facebook yang memiliki ribuan anggota aktif.

Baca juga :  Ketua DPRD Banten Tak Gentar Bila Rekeningnya Diperiksa KPK
BAGIKAN