Beranda Peristiwa Nasional Amolengo-Labuan Harapan Masyarakat Sulawesi Tenggara

Amolengo-Labuan Harapan Masyarakat Sulawesi Tenggara

681
BAGIKAN
Amolengo-Labuan Harapan Masyarakat Sulawesi Tenggara
Foto: Istimewa

JAKARTA, Pelitabanten.com – Beberapa waktu lalu tepatnya 20 Februari 2016, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melakukan peresmian dua pelabuhan di Sulawesi Tenggara, yaitu Pelabuhan Amolengo yang terletak di Kabupaten Konawe dan Pelabuhan Labuan di Kabupaten Buton Utara. Pada waktu bersamaan Menteri Perhubungan juga meresmikan pengoperasian kapal penyebrangan penumpang Ro-Ro 711 GT KMP Bahteramas II yang menjadikan penghubung kedua wilayah tersebut sebagai konektivitas yang baik antar pulau sesuai visi misi Presiden Jokowi yang tertuang pada Nawa Cita.

Dua pelabuhan yang menghubungkan dua pulau di Sulawesi Tenggara tersebut, direncanakan pembangunannya untuk mempercepat perjalanan dari Kabupaten Konawe menuju ke Kabupaten Buton Utara, begitupun sebaliknya, itu terbukti dimana sebelum dua pelabuhan itu dibangun perjalanan dapat menghabiskan waktu sekitar dua setengah jam, dan kini penyebrangan hanya menghabiskan waktu tiga puluh menit.

Penyebrangan  Amolengo-Labuan sebelumnya berawal dari perahu-perahu motor kecil yang dikelola secara pribadi oleh masyarakat setempat, akan tetapi tingkat keamanannya sangatlah minim sekali dan ongkos penyebrangannya cukup tinggi, namun setelah kedua pelabuhan di resmikan masyarakat benar-benar merasa terbantu. Salah satu penumpang kapal perintis yang menuju Buton Utara, yaitu Wakil Ketua DPRD Buton Utara, Nursalam Lada menyampaikan bahwa manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat di kedua pulau tersebut,  selain waktu yang lebih cepat harganya bisa lebih murah, Senin, (21/3).

IMG_5191 amolengo-labuan harapan masyarakat sulawesi tenggara Amolengo-Labuan Harapan Masyarakat Sulawesi Tenggara IMG 5191
Ist

Harga yang makin terjangkau membuat masyarakat sangat sangat terbantu, sebelumnya satu penumpang dewasa harus membayar tiket sebesar 30.000 Rupiah, dan kini hanya 12.000 Rupiah, satu kendaraan roda dua yang sebelumnya 100.000 Rupiah kini hanya 18.000 Rupiah hingga kendaraan roda empat kini hanya 165.000 Rupiah, itupun tanpa harus bersandar di beberapa pulau seperti sebelum dibangunnya pelabuahan Amolengo-Labuan.

Baca juga :  Saipul Jamil Pasrah Dituntut 7 Tahun Penjara

Sinergi Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara berjalan dengan baik, diresmikannya pelabuhan dan pengoperasian kapal perintis telah selesai juga pembangunan jalan raya dari Ibu Kota Kendari menuju ke pelabuhan Amolengo.

IMG_5198 amolengo-labuan harapan masyarakat sulawesi tenggara Amolengo-Labuan Harapan Masyarakat Sulawesi Tenggara IMG 5198
Ist

Konektivitas antar pulau di Sulawesi Tenggara, antara Pelabuhan Amolengo dan Pelabuhan labuan mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat menjadi lebih baik, aktivitas pengiriman kebutuhan pokok yang saling mendukung di kedua pulau bisa lebih cepat serta dapat menekan tingkat inflasi daerah sesuai dengan keinginan masyarakat yang telah direalisasikan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui salah satu kinerja Kementerian Perhubungan. Laege, Pria yang berprofesi sebagai pedagang yang ikut dalam penyebrangan KMP Bahteramas II saat menuju Buton Utara, Senin (21/3), menyampaikan harapannya agar penyebrangan bisa lebih sering dilakukan, yang pada saat ini hanya dua kali penyebrangan keberangkatan dan itu pun sudah sangat membantu aktivitas para pedagang-pedagang kecil.

Dengan telah diresmikannya pelabuhan dan pengoperasian kapal perintis oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan, selanjutnya pelabuhan  dikelola oleh Dinas Perhubungan Dan Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara, sedangkan kapal-kapal perintis yang beroperasi dikelola oleh pihak Angkutan Sungai Danau Dan Perairan (ASDP) setempat, yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan dan pengelolaan pelabuhan penyeberangan untuk penumpang.