Operasi Pekat, Polsek Serang Sasar Penjual Miras Berkedok Toko Jamu

Polsek Serang Polres Serang Kota Polda Banten gelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Maung 2021(Pelitabanten.com/Dok Ist)

KOTA SERANG,Pelitabanten.com – Polsek Serang Polres Serang Kota Polda Banten gelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Maung 2021, Wanita Pemandu Lagu (PL), obat kuat, hingga puluhan botol Minuman Keras (Miras) didapat dari Razia malam Polsek Serang, jelang bulan suci Ramadhan, ada enam PL yang didata saat menemani pelanggannya dari salah satu tempat hiburan malam di Ibu Kota Banten yang buka saat pandemi covid-19, Selasa (06/04/2021).

Pemandu lagu di data identitasnya di foto, kemudian barang bawaannya diperiksa setelah itu mereka disuruh pulang ke rumah masing masing lantaran masih pandemi, sehingga dilarang buka.

Obat kuat sebagian besar sudah terjual, sehingga hanya sedikit yang didapatkan, sedangkan PL yang didata, dari raut wajahnya yang sebagian tertutup masker, terlihat sudah keriput kulitnya.

Tak semulus yang PL yang ada di caffe maupun lokasi hiburan kelas menengah keatas, didalam lokasi hiburan malam kelas bawah nampak sepi, hanya ada beberapa pengunjung, Miras yang disita juga tak begitu banyak, ada puluhan botol saja.

Baca Juga:  Dana Anggaran Penataan Kawasan Wisata Banten Lama Capai Rp100 Miliar

Menurut Kapolsek, razia miras, obat kuat hingga hiburan malam dilakukan untuk menciptakan ketertiban masyarakat dan kesucian bulan Ramadhan yang datang beberapa hari lagi.

“Hasilnya ada 80 botol, kita operasi pekat mencegah dan menjaga kesucian bulan Ramadhan,” jelasnya.

Kompol Bambang mengaku razia penyakit masyarakat (pekat) akan dilakukan secara rutin, terutama di bulan Ramadhan, agar masyarakat bisa menjalani ibadah dengan tenang dan khusyuk.

Kapolsek Serang, Kompol Bambang Wibisono mengatakan setelah usai razia, “Tadi perempuan yang ada di data, kita foto KTP nya aja dan nanti itu akan kita periksa, karena buka sampai malam, Obat kuat juga ada hanya beberapa saja,” katanya.

“Insha Allah akan kita teruskan dsn rutinkan, terutama selama bukan suci Ramadhan,” tutupnya.