Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Polresta Tangerang musnahkan barang bukti shabu sebanyak 4,2 kg

Polresta Tangerang musnahkan barang bukti shabu sebanyak 4,2 kg

KABUPATEN ,Pelitabanten.com – Polresta melakukan kegiatan Press Release ungkap kasus yang di gelar di Rupatama Polresta Tangerang, Rabu (31/03/21).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dan didampingi oleh Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi. Hadir juga dalam acara tersebut Dandim 0510 Kabuoaten Tangerang, Kepala BNK Kabupaten Tangerang, Tim Puslabfor Mabes Polri, Ketua Kabupaten Tangerang, Kajari Kabupaten dan Wadirresnarkoba Banten.

Kapolresta Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan bahwa dalam kegiatan press release ini juga akan dilaksanakan barang bukti narkotika jenis shabu sebesar 4,2 kg.

“Dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan barang bukti jenis shabu sebesar 4,2 kg, Shabu tersebut disita oleh Satresnarkoba Polresta dari tersangka yan berinisial H dan S dalam penangkapan pada tanggal 4 desember 2020,” Katanya.

Baca Juga:  Dinkes Kota Tangerang Pastikan Revisi SOP Penggunaan Ambulance

Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menambahkan kedua tersangka tersebut ditangkap di Cikokol Kota-Tangerang.

“Kedua tersangka tersebut ditangkap pada hari jumat, tanggal 4 desember 2020 sekitar jam 15.00 wib di pinggir jalan dekat halte bus kebon nanas Cikokol Kota Tangerang – Banten, untuk melengkapi berkas perkara maka barang bukti shabu ini akan kita musnahkan,” Ujarnya

Narkotika jenis shabu tersebut dimusnahkan dengan cara diblander dicampur dengan air kemudian dihancurkan hingga larut dalam air kemudian ditampung dalam bak yang sudah dicampur air accu.

Kemudian Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi mengajak dan menghimbau kepada seluruh untuk menjauhi dan dapat melaporkan ke pihak berwajib apabila mengetahui ada penyalahgunaan narkoba.

“Kami mengajak kepada untuk hindari dan mohon peran aktif masyarakat, agar bisa membantu dalam berantas Narkoba dengan cara melaporkan ke Polisi terdekat, mengawasi prilaku anak-anak kita dan awasi rumah-rumah kontrakan yang rawan digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.