KTJ-SIGACOR Resmi Beroperasi di Kota Tangerang, Forkopimda dan PMI Gencar Semprot Disinfektan

Launching KTJ-SIGACOR Forkopimda (Kapolres, Wali Kota dan Dandim) Kota Tangerang Berlangsung Virtual di Ruang Rupatama Mapolres Metro Tangerang Kota. Sabtu, (13/2). Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Forkopimda (TNI-Polri dan Pemerintah Kota Tangerang) Sabtu, 13 Februari 2021 melaunching Kampung Tangguh Jaya (KTJ) Siaga Corona (SIGACOR) Kota Tangerang.

Kolaborasi program Kapolda Metro Jaya dan Pemkot Tangerang ini merupakan implementasi penerapan PPKM Mikro guna menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkungan warga.

Sinergi pembentukan Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona (KTJ-SIGACOR) ini dilakukan di seluruh Polsek Jajaran Polres Metro Tangerang Kota dan kelurahan se- Kota Tangerang.

Peresmian digelar secara virtual di Mapolres Metro Tangerang Kota, Sabtu (13/2/2021) diikuti Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Komandan Kodim 0506 Tangerang Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono di Ruang Rupatama.

Usai melaunching KTJ SIGACOR, Kapolres, Wali Kota dan Dandim 0506/Tgr melakukan penyemprotan cairan disinfektan diseluruh ruas jalan protokol Kota Tangerang dengan menggunakan 14 unit armada penyemprotan terdiri dari 7 unit mobil Watercanon, 4 unit mobil Damkar dan 3 mobil gunner milik PMI.

Baca Juga:  Optimalisasi Kampung Tanggung Jaya, Kapolres Metro Tangerang Kota: dari 22 Tinggal 9 Kasus Covid-19
Penyemprotan Disinfektan Diruas Jalan Protokol Kota Tangerang Gencar Dilakukan Menggunakan Watercanon, Gunner dan Mobil Damkar. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

Deonijiu De Fatimah mengatakan kerja sama ini merupakan upaya dalam memutus mata rantai penyebaran penularan covid-19 yang terjadi di wilayah Kota Tangerang.

“Tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang masih cukup tinggi pembentukan KTJ-SIGACOR bisa menjadi garda terdepan penekanan angka Covid-19 di lingkungan,” Katanya.

Sementara dalam keterangannya, Wali Kota Arief R Wismansyah menyebutkan dengan dibentuknya KTJ-SIGACOR, secara komprehensif terbukti ampuh dalam menekan penyebaran Covid-19 di tingkat RT RW dan hingga ke permukiman warga.

“Klaster keluarga masih menjadi peringkat paling tinggi yakni sebanyak 35 persen,” sebut Arief.

Menurutnya, kerjasama dengan TNI, POLRI, RT dan RW dalam melaksanakan pengawasan sangat diperlukan sehingga penyelenggaraan protokol kesehatan di wilayah permukiman dapat berjalan dengan baik dan benar.

Melengkapi statementnya tersebut, Arief menjelaskan bahwa ia beserta jajaran akan meningkatkan kinerja lumbung warga dan penanganan warga terinfeksi Covid-19. Tentunya dengan melibatkan jajaran TNI dan Polri.

Baca Juga:  Wujudkan Keamanan Tangsel, Pemkot dan Polres Akan Buat Kampung Tangguh

“Lumbung warga saya minta untuk dapat terus ditingkatkan, pelayanan Puskesmas untuk melakukan tracing dan penanganan warga terinveksi juga harus dimasifkan mengingat masih ada 13 Kelurahan yang berzona merah di Kota Tangerang,” papar Arief.

Selanjutnya, sebagai informasi penyemprotan disinfektan di beberapa ruas jalan protokol Kota Tangerang usai Launching KTJ-SIGACOR melibatkan ratusan personel gabungan, penyemprotan disinfektan ini merupakan misi Forkopimda dalam melakukan mitigasi Covid-19.

“Saya harap, seluruh usaha yang kami lakukan dapat menekan hingga mengentaskan pandemi Covid-19 di Kota Tangerang,” pungkas Arief.