Indo Barometer: Belum Ada Pemenang pada Pilkada Banten

Indo Barometer: Belum Ada Pemenang pada Pilkada Banten
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Periode 2017-2022

TANGERANG, Pelitabanten.com – Pencoblosan Pilkada serentak yang berlangsung tanggal 15 Februari 2017 di Provinsi Banten menghasilkan selisih suara berbeda tipis antara Calon Gubernur Banten Wahidin Halim- dan Rano Karno-Embay Mulya Syarif. Keduanya bersaing ketat, sehingga belum bisa disimpulkan siapa pemenang Pilkada Provinsi Banten.

Dalam sebuah press release dari lembaga survei Indo Barometer yang diterima redaksi pelitabanten.com, selisih suara antara pasangan Wahidin Halim- dengan pasangan Rano Karno- hanya 0.53%.

Hasil quick count Indo Barometer pada pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi  Banten 15 Februari 2017 menemukan, pasangan Wahidin Halim- memperoleh suara sebesar 50.53% dan pasangan Rano Karno- memperoleh suara sebesar 49.47% dengan total suara masuk sebesar 100%, suara tidak sah sebesar 2.76% dan tingkat partisipasi suara (Vote Turn Out) sebesar 62.5%.

Baca Juga:  Biro SDM Polda Banten, Gelar SKD Bagi CPNS Polri

“Melihat hasil tersebut, pasangan calon Wahidin Halim- dan pasangan Rano Karno- bersaing kuat dalam kisaran margin of  1%,” jelas Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari lewat siaran pers. Kamis (16/2/2017).

Dengan selisih yang berada dalam kisaran margin of  1% masih sangat memungkinkan hasilnya akan berbeda dengan hasil real count Provinsi Banten. Untuk menentukan siapa pemenang harus menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten.

Pasangan Wahidin Halim- didukung oleh Partai Demokrat, Golkar, Gerindra, PKS, PKB, PAN, dan Hanura. Sedangkan pasangan Rano Karno- didukung oleh PDIP dan Nasdem.

Quick count Indo Barometer dilaksanakan di 300 sebagai sampel, dari 16.540 TPS yang tersebar di 8 kabupaten/kota di provinsi Banten. Total pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 7.955.282 orang.

Baca Juga:  Perintah Kapolsek Ciledug, Bhabinkamtibmas Sambangi Sekolah

Dengan jumlah sampel sebanyak 300 TPS, dihasilkan tingkat kesalahan (margin of ) sebesar ± 1% pada tingkat kepercayaan (confidence level) sebesar 99%. Metode penarikan sample yaitu multistage random sampling.