PUPR Kota Tangerang, 2021 Fokus Dalam Perbaikan Jalan Rusak

Perbaikan Ruas Jalan Rusak
Perbaikan Ruas Jalan Rusak di Kota Tangerang. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota memastikan perbaikan empat ruas jalan kota yang mengalami kerusakan.

Termasuk Jalan Marsekal Suryadarma Ali selesai diperbaiki pada semester pertama tahun 2021, meskipun sekarang pihak juga sudah melakukan perbaikan sementara untuk ruas jalan kota yang rusak.

Kabid Bina Marga, Shandy Sulaiman, mengungkapkan, awal 2021 ini tengah fokus menangani empat ruas jalan rusak, dengan panjang 3,203 km, Kamis (14/01/2021), saat ditemui di ruang kerjanya.

“Saat ini, kami lakukan penanganan perbaikan sementara. Februari kami akan segera memulai proses lelang, Maret keluar pemenangnya, insyaallah langsung dikerjakan. Targetnya, Juni mendatang yang menjadi ranah PUPR  selesai,” ungkap Shandy.

Sandi juga menerangkan bahwa ruas jalan kota yang rusak tersebut sebagian akibat dari adanya pembangunan proyek strategis nasional, dimana proyek tersebut memanfaatkan jalan kota untuk mobilitas kendaraan berata mereka.

Baca Juga:  TNI-Polri 2021 Solidkan Barisan Kawal Vaksinasi Hingga Pulihkan Ekonomi Nasional

“Tak bisa dipungkiri, mobilitas alat berat melewati ruas-ruas jalan Kota setiap harinya masih berlangsung hingga saat ini,” ungkap Shandy.

Diketahui, ada 16 ruas jalan kota yang terdampak proyek strategis nasional dengan panjang 59,8 km dan 20,7 km diantaranya mengalami rusak parah dan ringan. Seperti, pembangunan Rel KA Bandara, pembangunan JORR 2, perluasan runway 3 dan east cross bandara.

Ia pun mengungkapkan, dalam proses perbaikannya, dibagi menjadi tiga bagian. Diantaranya, menggunakan 2021 yang dalam hal ini menangani empat ruas jalan, dengan total 3,203 km yaitu, Jalan Ir Juanda, Jalan Lio Baru, jalan Pembangunan 3 dan Jalan Marsekal Suryadharma. Sementara itu, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) selaku penanggung jawab proyek, menangani 11,957 km ruas jalan rusak.

“Hingga saat ini, JKC baru mengerjakan 2 km dan tersisa 9,8 km yang masih dalam tanggungjawabnya. Sedangkan, untuk sisanya yaitu 7,7 km, Pemkot sudah berkirim surat kepada Menteri dan Kantor Sekretariat Presiden, untuk mengajukan permohonan ruas jalan kota, pasca kontruksi proyek strategis nasional,” katanya.

Baca Juga:  Fakta Baru Sidang Perbaikan Jalan Sungai Turi, Saksi Beratkan Terdakwa Tjeng Jung Sen

Sandi menambahkan, saat ini tengah melakukan perbaikan sementara. Menurunkan hampir 100 petugas, untuk melakukan operasional dan pemeliharaan jalan rusak, yang sifatnya penanganan sementara. “Perbaikan sementara ini sifatnya sementara, sambil menunggu proses lelang yang wajib kita lalui. Terpenting, dengan perbaikan sementara ini,  dapat mengurangi risiko jalan rusak, dan tentunya beri kenyamanan saat berkendara,” papar Shandy.

Ia pun mengimbau, kepada seluruh Kota untuk tetap bersabar. Pasalnya, hingga saat ini terus bergerak untuk mempercepat proses rusak.

“Pemerintah tidak tinggal diam, yang menjadi ranah kami semua sedang dalam proses. Sedangkan yang lainnya, kami terus berkoordinasi untuk dipercepat dilakukan perbaikan secara bersamaan,” katanya.