Ada Lima Pejabat Daerah Banten Gagal di Vaksin, Siapa Saja ?

Vaksinasi Pejabat Provinsi Banten
Vaksinasi Pejabat Provinsi Banten di Pendopo Bupati Tangerang. Foto Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Sebanyak lima pejabat daerah Provinsi Banten gagal menjalankan penyuntikan pada pelaksanaan pencanangan vaksinasi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) yang dilakukan oleh Kepala Daerah se Provinsi Banten.

Kelima kepala pejabat itu antaralain, Kapolda Banten, Irjen Rudy Heriyanto Adinugroho, Walikota Serang, Syafrudin, Danrem 064/Maulana Brigjend, Gumuruh Winardjatmiko, Kadinkes yang merangkap PLT Asda 1 Cilegon Dana Sujaksani dan Bupati Lebak  Iti Octavia Jayabaya.

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, dr Ati Sri Pamudji saat dikonfirmasi wartawan di lokasi Vaksinasi di Pendopo Bupati Tangerang, Pasar Lama Kota Tangerang. Kamis, (14/1/2021).

Ia menerangkan, kelima pejabat yang batal divaksinasi mayoritas lantaran memiliki tensi darah yang tinggi.

“Rata-rata karna hipertensi atau tensi darahnya tinggi. Jadi awalnya kita suruh tunggu sebentar, 30 menit, kalo pulih boleh lagi. Seperti pak Arief (Wali Kota Tangerang) awalnya tensinya tinggi, dicoba lagi, ternyata tensi turun dan akhirnya bisa divaksinasi,” tutur dr Ati, di Pendopo Bupati Tangerang.

Baca Juga:  269 CPNS Banten Dapat SK, Pj Sekda: Tunjukan Kinerja Terbaik

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang sebelumnya sempat gagal untuk di Vaksinasi mengaku, dirinya sempat memiliki tensi darah yang tiba-tiba meninggi ke angka 151.

“Tadi kan lewati beberapa tahap, pas di meja cek up, terus periksa darah, ternyata tensi darah saya 151 dan itu tinggi, terus diminta tunggu sekitar 15 menit, dan pas periksa lagi, ternyata 145 dan itu masih tinggi,” katanya.

Dia mengaku beberapa hari ini memang banyak kegiatan di wilayahnya. Seperti kunjungan persiapan penambahan rumah isolasi pasien Covid-19.

Namun untungnya, setelah diberi waktu 30 menit menunggu dan dicoba lagi cek tensi darah, akhirnya menunjukan angka yang stabil. Arief pun jadi di suntikan vaksin SiNovac tersebut.

Sementara di lain pihak, Wali Kota Serang Syafrudin, mengaku kegagalannya divaksinasi lantaran tensi darahnya menyentuh angka 144. Dia mengaku akibat kelelahan dan kurang tidur.

Baca Juga:  82 Fasilitas Kesehatan Disiapkan Jelang Suntik Vaksin Covid-19 di Kota Tangerang

“Enggak tahu, biasanya tidak seperti ini. Sepertinya kurang tidur, habis makan duren juga semalam,”katanya seraya tertawa.

Syafrudin pun mengaku akan tetap divaksinasi, antara besok atau lusa sampai menunggu kondisinya stabil. “Kayanya enggak di sini, hari ini. Besok atau lusa, nanti di sana (Kota Serang),” ujarnya.