Pesantren Mahasiswa Da’I (PESMADAI) Sukses Gelar Rapat Kerja Perdana

Pesantren Mahasiswa Da’I

JAKARTA, Pelitabanten.com – Pesantren Mahasiswa Da’I (Pesmadai) ciptakan ukiran sejarah baru dengan berhasil menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana. Raker perdana ini diadakan pada Senin-Rabu, 11-13 Januari 2021 di Gedung Abdurrahman Kampus Pesantren Hidayatullah, Depok, Jawa Barat.

Pembukaan Raker dengan tema “Perencanaan Program Kerja Sebagai Wujud Integritas, Totalitas, dan Loyalitas dalam Bingkai Pengabdian” ini dimulai pukul 09.00 WIB di ruang aula lantai dua Gedung Abdurrahman. Dalam sambutan di acara pembukaan, Direktur Utama Pesmadai, Ahmad Muzakki mengatakan di Raker pertama ini, diharapkan Pesmadai menjadi lebih baik kedepannya.

“Ini raker pertama yang berhasil kita selenggarakan. Semoga kedepan bisa terus diagendakan demi Pesmadai yang lebih baik dan maju. Mulai dari manajemen lembaga maupun pengembangan SDM yang ada”, ungkap Muzakki.

Ahmad Muzakki juga manyatakan syukurnya yang tak terhingga. Bersyukur sebab Pesmadai mampu bertahan di masa pandemi. “Ketika di awal pandemi, disaat dunia diancam krisis, justru Allah kirimkan hamba-Nya berjiwa Abdurrahman bin Auf, sang dermawan untuk Pesmadai. Alhamdulillah kebutuhan santri terpenuhi” lanjutnya.

“Sekarang Pesmadai ingin berupaya membangun asrama mandiri, membangun sistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan, serta dengan anak-anak muda santri yang berada di Pesmadai, maka Pesmadai harus eksis dan aktif di segi publikasi media. Pesmadai harus unggul dan aktif”, tutup Muzakki.

Hadir juga di pembukaan Raker Pesmadai, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Imam Nawawi. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kedepan wacana Pesmadai harus merambak dunia internasional. Pemuda Hidayatullah siap memberikan training kepada santri Pesmadai untuk menjadi agen dakwah internasional.

“Pesmadai adalah gerbang dakwah baru. Bahkan kedepan Pesmadai bisa juga menjadi gerbang riset. Sebab santrinya adalah mahasiswa para calon sarjana. Yang semuanya sudah menerima ilmu metodologi penelitian, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik. Ini akan menjadi daya tawar baru bagi Pesmadai”, lanjut Imam.

Suhardi Soekiman di sambutannya selaku Pembina Pesmadai juga mengungkapkan bahwa Pesmadai adalah bagian dari arah baru dakwah Hidayatullah. “Pesmadai sudah eksis. Tapi harus distandarisasi agar bisa menjadi program nasional dan dicontohkan oleh wilayah lain nantinya. Santri-santri Pesmadai diharapkan dapat melakukan lompatan-lompatan dakwah di tengah umat”, tuturnya.

Khairil Baits juga mengapresiasi pencapaian Pesmadai dan memperkuat dukungannya agar Pesmadai terus maju. “Harapan kita Pesmadai menjadi lokomotif melahirkan SDM yang berkualitas dan maju. Jiwa kami yang senior selalu bersama perjuangan dakwah”, ucapnya. (*)