Pendidikan Guru di Kota Tangerang Diminta Lebih Kreatif Saat PJJ dan Sosialisasikan Prokes

Guru di Kota Tangerang Diminta Lebih Kreatif Saat PJJ dan Sosialisasikan Prokes

Wali Kota, Arief R Wismansyah Imbau Tenaga Pengajar di Kota Tangerang Lebih Kreatif Saat PJJ dan Sosialisasikan Prokes Kepada Murid dan Orang Tua. Foto Pelitabanten.com (Ist)

KOTA , Pelitabanten.com menggelar Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Semester Genap Tahun Pembelajaran 2020/2021 yang dilaksanakan secara daring () bersama seluruh Kepala Sekolah di Kota Tangerang, Kamis (7/1/2021).

Wali Kota Tangerang bersama wakilnya Sachrudin yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap adanya dari stakeholder pendidikan () untuk bisa mengajak anak didik orang tua murid dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) dengan baik dan benar.

“Ajak anak didik kita untuk tertib dalam penerapan protokol kesehatan dan juga mengingatkan dan mengajak orang tua nya dalam berdisiplin menerapkan protokol kesehatan,” jelas Arief

Arief juga mengimbau, proses pembelajaran agar lebih kreatif agar tetap bisa menerima materi dengan baik walau dengan sistem pembelajaran jarak jauh.

“Sisipkan tugas tentang pelaksanaan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mochtar Riady: Wisudawan UPH Jangan Pernah Berhenti Belajar dan Sensitif Terhadap Perubahan Teknologi

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin menjelaskan, sekolah di Kota Tangerang masih melakukan pembelajaran jarak jauh hal ini sesuai intruksi Kemendagri.

“Terkait dengan sudah dimulai dari tanggal 4 Januari 2021, dan untuk jenjang sudah menyiapkan 1000 lebih video pembelajaran, untuk jenjang sudah menyiapkan 500 video pembelajaran,” tukas Jamaludin

Sebagai informasi, Kota Tangerang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa – Bali yang akan mulai berlaku pada Tanggal 11 hingga 25 Januari 2021, hal ini tertuang dalam Intruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Disease 2019 (Covid-19).