Peristiwa Kota Tangerang Operasi Pemburu Covid-19 Sasar Tempat Hiburan dan Kafe di Kota Tangerang

Operasi Pemburu Covid-19 Sasar Tempat Hiburan dan Kafe di Kota Tangerang

Operasi Pemburu Covid-19 Sasar Tempat Hiburan dan Kafe di Kota Tangerang
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo Saat Menghimbau Pengunjung Kafe Roti Bakar 88 Untuk Tetap Waspada Covid-19 Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan 3M. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com  Satuan Reserse bersama dengan dan Satuan Polisi Pamong Praja () menggelar operasi Pemburu , guna menekan angka penyebaran virus di Kota Tangerang.

Seperti diketahui, saat ini kota Tangerang kembali menjadi zona merah penyebaran Covid-19 ( Virus Disease 2019), lantaran masih minimnya dalam penerapan 3M (Memakai , Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) saat berinteraksi dan beraktivitas diluar rumah.

“Operasi gabungan ini melibatkan unsur TNI dan , sasarannya adalah dan Kafe,” jelas Kasat Res Narkoba AKBP Pratomo Widodo kepada Pelitabanten.com. Kamis, (3/12/2020) Malam.

Dalam operasi kali ini, menyasar beberapa tempat hiburan dan kafe yang ramai pengunjung atau melewati batas jam operasional yang telah ditentukan oleh Satgas Covid-19, Semua yang ada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Baca Juga:  Dipergoki Istri Cabuli Cucu Kakek Tua Digelandang Polisi di Tangsel

“Penegakan disiplin ini tidak tembang pilih, apabila tempat hiburan atau kafe yang masih buka melewati jam operasional sesuai ketentuan PSBB, maka akan melakukan penindakan berupa paksa,” Kata .

Rapit Test Dilakukan Terhadap Pengunjung dan Pelayan Kafe Secara Random di Lokasi Operasi. Foto Pelitabanten.com

Pratomo juga menjelaskan, selain melakukan edukasi dan himbauan kepada para pelayan dan pengunjung, di Operasi ini tim juga melakukan Rapit Test yang dilakukan secara random dibeberapa lokasi Kafe dan tempat hiburan yang disasar.

“Pelayan dan pengunjung kami Test, sebagai upaya dan pendisiplinan masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa tim pemburu Covid-19 ini akan terus mengelar operasi bersama dan akan bertindak tegas sesuai dengan undang – undang, apabila ditemukan masih adanya pelanggaran yang dilakukan dalam penerapan protokol kesehatan.