Jelang Akhir Tahun Kasus Curanmor dan Penganiayaan Meningkat, Polsek Cipondoh Amankan Sejumlah Pelaku

Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang Kota Mengungkap Kasus Curanmor dan Penganiayaan Yang Marak Menjelang Akhir Tahun 2020. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Warga Kecamatan Cipondoh dan Pinang Kota Tangerang beberapa waktu menjelang akhir tahun 2020 diresahkan dengan maraknya aksi aksi kejahatan dan pencurian bermotor (Curanmor).

Bahkan, Aksi para pelaku curanmor tersebut seringkali dilakukan dengan kekerasan melukai korbannya.

Kepolisian sektor (Polsek) Cipondoh mencatat maraknya tindakan curanmor diwarnai dengan tindakan kekerasan terjadi di kawasan Kecamatan Cipondoh dan sekitarnya.

Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom menyampaikan keterangan tersebut dalam konferensi pers pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya. Polisi bergerak cepat menangkap para pelaku berdasarkan laporan masyarakat soal pencurian kendaraan bermotor yang disertai dengan kekerasan menjelang akhir tahun 2020 ini.

“Memang untuk akhir-akhir ini masyarakat resah karena banyak curanmor (pencurian kendaraan bermotor) di akhir tahun. Makanya kami lakukan penyelidikan,” kata Kapolsek dalam konferensi pers. Senin, (16/11/2020).

Maulana mengaku, pihaknya berhasil mengamankan dan menangkap tersangka pencurian bermotor di kawasan Ketapang RT 05 RW 05, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang beberapa waktu lalu.

Para tersangka itu berinisial SW dan MS sementara, satu tersangka berinisial NK masih jadi buronan polisi alias DPO (Daftar Pencarian Orang).

Peristiwa tersebut terjadi pada 7 November 2020 sekira pukul 05.30 WIB mencuri motor Honda Vario bernopol B-6815-VJB milik salah seorang warga bernama Mahin Abdillah.

“Kejadiannya saat tanggal itu korban masuk ke rumahnya dan memasukan motornya ke dalam pager untuk istirahat. Nah di situ pelaku pada beraksi,” jelas Maulana.

Dari laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan kepada motor tersebut dan didapati motor serupa.

“Lalu tersangka yang ditangkap pertama kali mengakui perbuatannya dan kami lakukan penangkapan kepada temannya lagi di kawasan Kampung Ambon, Jakarta Barat,” ungkap Maulana.

Keduanya kini sudah diringkus di Mapolsek Cipondoh untuk disangkakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara selama tujuh tahun.

Satu lagi, peristiwa terjadi pada hari, Minggu Tanggal, 11 Oktober 2020, sekitar jam.02.30 WIB, menimpa pedagang kelapa muda di jalan KH. Mas Mansyur, Sudimara Pinang Kota Tangerang.

“Korban bernama Daut Purwanto (30), menjadi korban pemalakan dan pengeroyokan oleh sekelompok orang di kiosnya,” ujar Kapolsek.

Pelaku berjumlah 5 orang, berinisial RJA alias AL berhasil ditangkap, sementara 4 pelaku masih DPO berinisial DS, CK, Cl dan KP penganiayaan dilakukan menggunakan sebilah senjata tajam jenis Golok.

“Pelaku datang ke kios kelapa muda milik korban untuk meminta uang sebesar Rp.20.000,- (dua puluh ribu rupiah), karena tidak di berikan terjadilah pengeroyokan dan pembacokan terhadap korban,” ungkapnya.

Kini pelaku tertangkap dijerat dengan Pasal 368 KUHP Atau Pasal 170 KUHP, dengan ancaman penjara 9 Tahun penjara.