Kepekaan Generasi Muda Sebagai Generasi Penerus Bangsa

Kepekaan Generasi Muda Sebagai Generasi Penerus Bangsa

Pelitabanten.com – Generasi muda sangatlah besar terhadap nasib suatu bangsa. Generasi muda menjadi generasi penerus bangsa yang nantinya akan memimpin Indonesia ke depannya. Namun generasi muda sekarang ini atau yang biasa disebut dengan Generasi Milenial, banyak dari mereka yang tidak menunjukkan sikap sebagai penerus bangsa yang baik dan beretika.

Dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih dan semakin diperbaikinya fasilitas infrastruktur yang diberikan pemerintah, hal tersebut malah membuat generasi muda sekarang ini lupa bahwa dirinya mengemban tugas sebagai penerus bangsa yang nantinya akan membawa Indonesia semakin maju atau malah semakin buruk.

Masih banyak dari generasi muda yang kepekaannya kurang. Sifat egoisme yang dimiliki terlalu tinggi. Merasa bahwa dirinyalah yang paling penting dan harus didahulukan. Padahal generasi muda harus memiliki kepekaan yang tinggi sehingga dapat membaca situasi dan bisa menganalisis lalu mengkritisi fenomena yang terjadi di sekitar.

Kepekaan yang tinggi haruslah tertanam pada jiwa generasi muda sekarang. Tidak hanya peka terhadap sesama melainkan juga terhadap lingkungan sekitar dan sosial masyarakat. Masalah kepekaan ini sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya sepele, seperti ketika melihat teman jatuh terpeleset, tetapi yang kita lakukan malah menertawakan dan merekamnya lalu mengunggah ke media sosial. Tidak hanya itu ketika ada teman yang sedang dirundu masalah atau sedang tidak enak badan, kita sebagai temannya malah acuh dan tidak ada sedikitpun niatan untuk sekedar bertanya

” apa kamu baik baik saja?”

Hal ini sangat memprihatinkan sekali.
Bagaimana kita akan bisa membawa bangsa kita semakin maju apabila terhadap sesama saja kita tidak peduli? Bagaimana jadinya bangsa kita apabila semua orang didalamnya memiliki egoisme yang tinggi?

Peka terhadap sesama dan lingkungan sekitar dapat dilatih dan dibiasakan melalui hal hal kecil terlebih dahulu. Misalnya seperti saat melihat sampah berserakan di dekat tong sampah alangkah baiknya kita memasukkan ke dalam tong sampah, saat naik kendaraan umum keudian terdapat orang yang lebih tua dan lebih membutuhkan tempat duduk alangkah baiknya kita mempersilahkannya duduk dan  masih banyak lagi.

Sebuah bangsa akan menjadi baik apabila didalamnya terdapat orang yang baik pula

Seperti yang pernah dikatakan oleh ir.soekarno ” beri aku 1000 orang tua nisyaka akanku cabut gunung semeru dengan akarnya, beri aku 10 pemuda maka akan ku gunjangkan dunia”

Banyaknya kasus yang terjadi pada generasi muda seperti narkoba, kejahatan, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Peran dari mahasiswa dan pemuda sangat-sangat dibutuhkan untuk melanjutkan dan/atau mewujudkan cita-cita bangsa ini, yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan-pahlawan terdahulu. Masalah-masalah yang sudah ada bahkan yang akan datang, penting bagi masyarakat Indonesia terutama para pemuda dan mahasiswa untuk meningkatkan dan memperbaiki produktifitas kita sebagai bangsa Indonesia.

Saya pikir generasi muda saat ini mampu mewujudkan harapan bangsa, jika diberikan dan/atau dipersiapkan tentang pendidikan moral dan akhlak yang baik dan benar untuk generasi muda. Jika diberi fasilitas yang cukup dan pendidik yang mumpuni, saya yakin generasi muda pasti menjadi orang-orang yang produktif untuk ke depannya. Faktor dari lingkungan juga sangat mempengaruhi para individu generasi muda, entah dari keluarga atau masyarakat. Lingkungan keluarga merupakan yang pertama dalam membentuk perilaku atau karakter dari seorang anak atau dengan kata lain sebagai pagar utama bagi anak. Sedangkan lingkungan masyarakat, menentukan bagaimana generasi ke depannya dari situasi yang terjadi. Apabila lingkungan masyarakat baik maka generasi muda ini pun turut menjadi baik, begitu pun sebaliknya.

Mungkin untuk saat ini sulit dalam melakukan persiapan untuk generasi muda. Tapi, bila kita lakukan demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia semua bisa terlaksana dan kita akhirnya berhasil mewujudkan harapan bangsa yang ada pada Sumpah Pemuda.

Ainun Khadad DuniaPenulis: Ainun Khadad Dunia (Jombang Tanggerang Selatan)