Hari Kesehatan Nasional, MCF Luncurkan Webinar Edukasi Autoimun

Marisza Cardoba Foundation

JAKARTA, Pelitabanten.com – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, 12 November 2020, Marisza Cardoba Foundation (MCF) meluncurkan 40 topik video edukasi autoimun melalui YouTube dengan akun AUTOIMUN ID.

MCF, organisasi nirlaba yang menjadi mitra pemerintah RI sejak tahun 2012 ini, terus berjuang untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan pola hidup sehat menyeluruh sebagai bagian dari upaya pencegahan autoimun maupun upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan penderitanya. MCF juga giat mengupayakan dukungan bagi Orang Dengan Autoimun (ODAI) Indonesia.

Tahun 2015 lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Prof.DR. Yohana Susana Yembise,Dipl.Apling,MA bersama MCF meresmikan bulan September sebagai Bulan Kepedulian Autoimun Nasional. Di tahun tahun ke-6 ini, MCF menggelar 40 hari Webinar Edukasi Autoimun Maraton dengan 40 topik berbeda sejak Agustus hingga September 2020.

“Ini adalah bagian dari misi utama program nasional Pemerintah RI untuk membangun kesadaran masyarakat Indonesia tentang autoimun, dan mendorong penerapan Lima Dasar Hidup Sehat (LDHS) bagi masyarakat Indonesia, serta memberdayakan ODAI Indonesia,” ujar Dr.Lilik Sudarwati A. S.Psi, MH, Ketua Umum MCF.

Webinar edukasi menghadirkan Prof.Dr.dr. Aru W. Sudoyo SpPD, KHOM, seorang tokoh medis senior yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas MCF. “Jika anda sering mengalami kelelahan ekstrim ketika melakukan

pekerjaan sederhana, mudah lupa, ada keluhan kesehatan yang terus kambuh meski sudah diobati, waspadalah anda mungkin saja mengidap penyakit autoimun,”  kata Prof Aru, mengingatkan.

Webinar edukasi autoimun ini juga disemarakkan oleh puluhan pakar lainnya seperti Prof.Dr.dr.Iris Rengganis SpPD, KAI, Dr.Rita Ramayulis DCN, M.Kes, dan lainnya yang membahas aneka topik seputar kesehatan secara holistik, olahraga, berkebun, hingga tips berwirausaha bersama para pakar dan praktisi. Figur publik yang selama ini mendukung perjuangan ODAI Indonesia pun turut hadir memberikan ilmu dan pengalamannya, seperti Dimas Beck, Becky Tumewu, dan Qory Sandioriva.**