Peristiwa Kota Serang KWTR Minta Polisi Segera Usut Tuntas Pemukulan Terhadap Jurnalis di Serang

KWTR Minta Polisi Segera Usut Tuntas Pemukulan Terhadap Jurnalis di Serang

KWTR Minta Polisi Segera Usut Tuntas Pemukulan Terhadap Jurnalis di Serang

SERANG, Pelitabanten.com  – Perkumpulan Komunikasi Wartawan (KWTR) mengecam tindakan pemukulan pembacokan seorang jurnalis Kupas Merdeka yang bertugas di wilayah Serang, , Acun Sunarya.

KWTR menilai, tindakan pemukulan dan pembacokan terhadap Acun merupakan sebuah yang melanggar Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum .

“Atas dasar itu, KWTR mendesak pihak Kepolisian segera memproses aksi premanisme terhadap Jurnalis secara tuntas dengan mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku,” kata Ketua KWTR biasa disapa Ajie Ledug dalam pesan tertulisnya. Jumat, (06/11/ 2020).

Menurut Ajie, perlakuan yang dilakukan kepada wartawan tersebut tidak bisa dibenarkan.

“Kami mengutuk pelaku kekerasan terhadap Jurnalis Kupas Merdeka yang bertugas di wilayah Serang, Banten, Acun Sunarya. Kekerasan kepada jurnalis tidak dibenarkan,” tegas Ajie.

Hal senada dikatakan Pembina KWTR Dede Setiawan. Menurutnya, pihak Kepolisian harus segera menangkap pelaku pemukulan dan pembacokan terhadap Acun Sunarya.

Baca Juga:  PSBB di Kota Tangerang, Arief: Perlu Kedisiplinan Masyarakat

“Oknum yang melakukan kekerasan kepada jurnalis harus ditindak tegas,” ujarnya.

Kejadian ini diakuinya menambah catatan hitam kasus kekerasan kepada wartawan di Indonesia.

Padahal, kata Dede, tugas jurnalis yang meliput dilindungi Undang-Undang, yakni UU 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kami berharap tindakan semacam ini tidak terjadi di daerah lain,” tutupnya.

Seperti diketahui, seorang Jurnalis Kupas Merdeka yang bertugas di wilayah Serang, Banten, Acun Sunarya menjadi korban pemukulan dan pembacokan.

Acun jadi korban pemukulan dan pembacokan saat pulang dari tugas liputan kegiatan (LH) bersama tim Gabungan untuk meninjau galian C yang berada di wilayah Propinsi Banten dan , Kamis, 05 November 2020. (rls)