Nasib Para Pelajar Di Daerah Pelosok Saat Masa Pandemi Covid-19

Nasib Para Pelajar Di Daerah Pelosok Saat Masa Pandemi Covid-19
Diong Andini, Mahasiwa asal Lebak Banten (dok)

Pelitabanten.com – Seiring dengan diberlakukannya sekolah jarak jauh oleh pemerintah, menyebabkan sebagian para pelajar mengalami kendala dalam kegiatan belajar. Terlebih lagi bagi mereka yang berada di daerah pelosok, yang mana kondisi sinyal yang kerap kali mengalami gangguan.

Tidak jarang mereka harus pergi ke dataran yang lebih tinggi untuk mendapatkan sinyal agar bisa mengikuti kelas. Masalah sinyal bukanlah kendala satu-satunya, melainkan ada lagi kendala dimana  bagi para pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah tidak semua sisiwa maupun wali murid memiliki handphone. terlebih lagi kebanyakan para wali murid yang gagap teknologi.

Di Indonesia sendiri masih banyak daerah-daerah yang tertinggal seperti halnya desa Cicurug ini yang berada di kab Lebak prov Banten. Dimana sinyal tidak akan di temukan di perkampungan melainkan harus menempuh jarak yang lumayan jauh menaiki bukit agar bisa mengakses internet.

Bantuan dari pemerintah berupa kuota gratis mungkin sangat membantu bagi para siswa ataupun mahasiswa yang berada di daerah perkotaan atau pun perkampungan biasa.

Namun, bagi mereka yang berada di daerah pelosok hal tersebut tidak membantu sepenuhnya. Dikarenakan sinyal yang kerap kali bermasalah.

Oleh karena itu pihak sekolah dasar dan menengah membuat keputusan bahwa untuk para pelajar SD atau SMP tetap sekolah tatap muka meski dalam sepekan hanya dua kali pertemuan.

Dan itu pun hanya pengambilan tugas dan pengumpulan. Karena hari-hari biasa mereka akan tetap sekolah di rumah masing-masing, dalam artian mereka mengerjakan tugas. Hal ini dilakukan karena memang kondisi yang tidak memungkinkan untuk para pelajar sekolah dasar dan menengah melakukan sekolah online.

Oleh karena itu semoga kedepannya pemerintah lebih memperhatikan lagi daerah-daerah yang masih tertinggal, Karena mengingat Indonesia begitu luas sehingga tidak menutup kemungkinan banyak daerah-daerah seperti desa Cicurug ini. Yang masih tertinggal dan kurangnya sarana dan prasarana.

Penulis: Diong Andini (Mahasiswa Asal Lebak Banten)