DKP Kota Tangerang Sebar Bibit Sayuran Buah Sebanyak 486 Ribu Polybag

DKP Kota Tangerang Sebar Bibit Sayuran Buah Sebanyak 486 Ribu Polybag

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menjajakan Program bantuan sebanyak 486 ribu polybag bibit sayuran buah untuk warga.

Pemberian bantuan ini dalam rangka meringankan beban masyarakat di masa Pandemi terdampak Virus Corona atau Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Abduh Surahman. Jumat, (16/10/2020).

Menurut Abduh, program ini dilaksanakan tanpa menggunakan APBD Karna merupakan hasil patungan bersama pegawai, dan program ini secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak covid-19.

“Bibit tumbuhan ini terdiri dari terong, tomat, dan cabe. Dan, ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” kata Dia.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Wawan Kuswantoro menambahkan, bibit tumbuhan ini akan dibagikan melaui kecamatan untuk selanjutnya didustribusikan oleh kelurahan kepada warga terdampak Covid-19 di masing-masing RW.

“Setiap warga mendapat dua hingga tiga 3 bibit tanaman yang terdiri dari tanaman sayuran (kangkung/cesin/pakcoy/bayam) dan sayuran buah (tomat/terong/cabe),” kata Wawan.

Untuk mensukseskan program ini, kata Wawan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ikut membantu program pembagian bibit ini, khusunya saat menanam.

Sementara untuk jumlah bibit yang akan disalurkan DKP sejumlah 128.123 bibit, Kelompok Wanita Tani (KWT) se Kota Tangerang sebanyak 93.000, Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 64.264, Dinas Budaya dan Pariwisata sebanyak 64.231, dan masing-masing kecamatan sebanyak 10.500 bibit.

“Setiap OPD akan mengerahkan 3 personel, sehingga dapat dikatakan kegiatan ini menjadi sumbangsih seluruh pegawai Pemkot Tangerang untuk masyarakat Kota Tangerang,” jelasnya.

Selanjutnya, secara teknis pembagian bibit dilaksanakan secara bertahap mengingat bibit yang dibagikan adalah bibit yang tumbuh 60 persen. Sehingga masyarakat diimbau untuk memelihara sampai dengan tanaman dipanen.

“Jadi selain membantu mengurangi beban biaya untuk membeli sayuran, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya bercocok tanam di pekarangan rumah, sehingga ketahanan pangan mandiri dapat terbentuk di kota Tangerang,” pungkas Wawan.