Kepung Petugas, Ribuan Massa Aksi Tolak UU Omnibus Law di Jalan Daan Mogot Ricuh

Ribuan Massa Aksi Tolak UU Omnibus Law di Jalan Daan Mogot Kota Tangerang Ricuh. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Massa gabungan dari berbagai aliansi buruh dan pelajar di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, pukul mundur blokade aparat gabungan TNI-Polri. Kamis, (8/10/2020).

Dalam satu komando yang sama massa menuntut dibatalkannya pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR–RI.

Ribuan Massa yang sedari pagi sudah memenuhi jalan Daan Mogot perbatasan Tangerang Jakarta membuat lumpuh arus lalulintas, massa mulai merangsek masuk berhadapan dengan petugas gabungan TNI-Polri.

Di Jam 12.00 WIB, bentrokan dipicu dari adanya lemparan batu massa aksi ke arah penjagaan ketat anggota gabungan itu, Massa mengepung dari dua arah.

Polisi Berupaya Pukul Mundur Demontran Menggunakan Kendaraan Water Cannon. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

Massa datang dari arah berlawanan Tangerang dan Jakarta, memaksa petugas TNI-Polri mundur, anarkis massa tidak terbendung, lemparan batu tidak hanya mengarah ke petugas, mobil water cannon dan satu buah mobil kepolisian ramai – ramai jadi amuk massa.

“Tahan Teman-teman, tolong kita sama-sama menjalankan tugas. Tahan semua tahan,” seru petugas kepolisian melalui pengeras suara namun tidak diindahkan.

Seakan tak terkendali, Massa terus menerus melempar batu ke arah polisi. Petugas terus berupaya memukul mundur aksi massa menggunakan water cannon dan gas air mata.

Pantauan Pelitabanten.com, Karna kalah jumlah ribuan massa didominasi kaum pelajar didepan semakin anarkis membuat aparat kewalahan, hingga berita ini ditayangkan massa aksi terus melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPR RI untuk menyampaikan Aspirasinya.