Pelantikan Pengurus, Himpalka Gelar Dialog Kepemudaan

Pelantikan Pengurus, Himpalka Gelar Dialog Kepemudaan

SERANG, Pelita Banten.Com- Himpunan Mahasiswa Palima-Cinangka ( HIMPALKA ) adakan pelantikan dan dialog kepemudaan,
Kegiatan yang berlangsung di bukit waruwangi ini pada 28 Agustus 2020 dan di hadiri oleh tamu undangan, senior HIMPALKA dan Pembina HIMPALKA.
Kepengurusan baru HIMPALKA ini di lantik oleh kadisporpar yang mewakili Bupati Serang.

” Alhamdulillah saya sangat bersyukur telah di percaya oleh teman teman teman untuk menjalankan organisasi HIMPALKA ini, dan saya berharap agar semua pengurus dapat bersinergi serta membawa HIMPALKA kedepannya agar lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi “_ Ujar Agus Waluyo Ketua Umum HIMPALKA
saat sambutan.

Drs. Hamdani Kadisporpar Kabupaten Serang dalam sambutannya mengatakan agar pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.

” Semua pengurus yang baru harus mempunyai semangat yang baru serta dapat menjalankan kewajiban tanggung jawab serta amanah ” Katanya

Sementara itu Ikmaludin pembina Himpalka mengatakan sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki peran agen perubahan dituntut untuk memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat serta tidak diam untuk menyampaikan saran dan kritik terhadap pemerintah.

” Mahasiswa memiliki peran yang istimewa yang dikelompokkan dalam tiga fungsi agent of change, social control, dan iron stock. Dengan fungsi tersebut, tugas besar diemban mahasiswa yang diharapkan dapat mewujudkan perubahan bangsa yang sudah sangat semrawut ini, makanya sebagai organisasi mahasiswa harus dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat ” Tegasnya

Dalam kesempatan yang sama di gelar kegiatan dialog tentang optimalisasi pemuda cerdas, berintegritas dan progresif di era reformasi dengan pemateri Tb. Lili Nazarudin selaku wakil ketua karang taruna Prov. Banten dan Sihabudin selaku tokoh pemuda Ciomas serta ketua jaringan masyarakat peduli rawa danau ( JAMPER ).
Dialog ini sengaja di gelar sebagai gebrakan awal sekaligus mengumpulkan mahasiswa dan pemuda yang berasal dari wilayah palima-cinangka.