Ketahanan Pangan, Kapolres Panen Sayur Mayur di Banksasuci Kota Tangerang

Ketahanan Pangan, Kapolres Panen Sayur Mayur di Banksasuci Kota Tangerang
Ketahanan Pangan, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto Panen Sayur Mayur di Banksasuci. Foto Ahmad Syihabudin Pelitabanten.com

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com — Polres Metro Tangerang Kota bersama Kodim 0506/Tangerang memanen 500 m2 lahan ketahanan pangan yang berisi sayur mayur, Minggu (23/8/2020).

Lahan yang diresmikan oleh Kabarhakam Mabes Polri tersebut dibangun oleh Polsek Jatiuwung bekerjasama dengan pengelola Banksasuci dan masyarakat sekitar.

“Jadi hari ini kita memanen 500 m2 lahan yang ditanami sayur mayur yang siap panen, ada tanaman kacang tanah, kangkung, dan bayam merah,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto.

Sugeng menuturkan, panen tersebut merupakan salah satu bagian dari sinergi antara Forkopimda dan masyarakat dalam bersama-sama membangun ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

TNI – Polri Panen Sayur Mayur. Foto Pelitabanten.com

“Kegiatan panen raya tersebut beras dari lahan keraton caping yang merupakan implementasi program ketahanan pangan yang ada di lahan yang selama ini menjadi lahan tidur dengan total luas 11 Hektare,” tutur Sugeng.

Hasil panen tersebut rencananya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar yang terdampak pandemi Covid-19.

“Rencananya akan didistribusikan ke masyarakat sekitar yang ikut terdampak pandemi Covid-19, karena memang program ketahanan pangan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujar Sugeng.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi mengatakan, di Kota Tangerang sendiri terdapat 127.000 masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Sehingga tentunya kegiatan ini sangat membantu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat terutama yang terdampak Covid-19 ini,” jelasnya.

Dandim 0506/Tangerang, kolonel inf. Bambang Hery Tugiyono mengatakan, adanya program ketahanan pangan ini merupakan salah satu motivasi untuk masyarakat agar bisa memanfaatkan lahan yang ada di halaman rumah.

“Jadi ini merupakan percontohan, dimana nantinya diharapkan masyarakat bisa menerapkan program ini di halaman rumah masing-masing, sehingga masyarakat akan mandiri ketahanan pangan,” pungkasnya